Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tahanan Kasus Terorisme Rusak Rutan Mako Brimob

Keributan terjadi di Rutan teroris Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, cabang Rutan Salemba, pada pukul 16.00 WIB, Jumat (10/11/2017).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Tahanan Kasus Terorisme Rusak Rutan Mako Brimob
Kompas.com/Akhdi Martin Pratama
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rikwanto. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Keributan terjadi di Rutan teroris Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, cabang Rutan Salemba, pada pukul 16.00 WIB, Jumat (10/11/2017).

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rikwanto, menyebutkan bahwa kerusuhan yang dilakukan tahanan kasus terorisme tersebut mengakibatkan rusaknya fasilitas rutan.

Baca: Heboh Pasangan Pacaran Setahun Via FB, saat Bertemu Malah Bikin Pingsan, Begini Wujud Aslinya!

"Pintu sel tahanan dijebol, pintu pagar lorong blok, kaca jendela di blok C dan blok B," ujar Rikwanto melalui rilis resminya.

Rikwanto mengungkapkan bahwa kejadian bermula setelah sholat jumat para tahanan di masukan ke sel masing.

Setelah masuk sel, anggota piket Densus melepas kunci yang ada di kamar A.5 dan C 5 (RB) karena ada selotan kunci dari dalam. Akhirnya demi keamanan dan memudahkan petugas piket membuka pintu sel.

Rekomendasi Untuk Anda

Saat melakukan hal tersebut anggota piket densus juga melakukan penggeledahan di kamar tersebut.

Dari kamar tersebut ditemukan HP empat buah ponsel milik Juhanda , Saulihun , Kairul Anam dan Jumali.

"Salah satu tahanan ada yang tidak terima dan memancing petugas dengan ucapan macam macam, kemudian anggota ada yang terpancing ucapan mereka," ungkap Rikwanto.

Lalu tahanan berteriak sehingga memancing tahanan blok sebelahnya.

Demi menenangkan anggota piket dari satuan III Pelopor melepaskan tembakan ke atas guna untuk kasih peringatan kepada para narapidana.

Rikwanto mengungkapkan bahwa sampai saat ini suasana sudah bisa diredam oleh piket densus.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas