Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Napi Teroris Sempat Ribut, Rutan Mako Brimob Kelapa Dua Sudah Kondusif

Rikwanto menjawab saat ini belum diperlukan penambahan pasukan pengamanan. Pasukan yang sementara masih tetap mampu melakukan penjagaan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Napi Teroris Sempat Ribut, Rutan Mako Brimob Kelapa Dua Sudah Kondusif
Tribunnews.com/Wahyu Aji
Kawat berduri di Mako Brimob. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - ‎Kondisi di rutan teroris Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Cabang Rutan Salemba, saat ini Sabtu (11/11/2017) sudah kondusif.

Aktivitas para napi disana pascakeributan pada Jumat (10/11/2017) sore kemarin telah berjalan normal seperti biasanya.

"Sejak kemarin malam sudah kondusif dan sampai hari ini juga terus berangsur kondusif," ujar ‎Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Rikwanto, Sabtu (11/11/2017).

Lebih lanjut dengan mengantisipasi keributan kembali terjadi, apakah kepolisian menambah pasukan pengamanan?

Rikwanto menjawab saat ini belum diperlukan penambahan pasukan pengamanan. Pasukan yang sementara masih tetap mampu melakukan penjagaan.

Sementara itu, situasi di depan Mako Brimob Kelapa Dua juga terpantau kondusif. Keributan kemarin, tampaknya tidak berimbas pada aktivitas warga sekitar.

Baca: Jusuf Kalla: Jaga Masjid dari Kelompok Radikal

Rekomendasi Untuk Anda

Di depan Mako Brimob terpasang pagar berduri yang memanjang. Ada juga pengamanan anggota berseragam lengkap dengan senjata berjaga di pos penjagaan.

Diketahui keributan tahanan teroris ‎bermula setelah sholat jumat, dimana para tahanan di masukan ke sel masing. ‎

Setelah masuk sel, anggota piket Densus melepas kunci yang ada di kamar A.5 dan C 5 (RB) karena ada selotan kunci dari dalam.

Akhirnya demi keamanan dan memudahkan petugas piket membuka pintu sel.

Saat melakukan hal tersebut anggota piket densus juga melakukan penggeledahan di kamar tersebut.

Dari kamar tersebut ditemukan HP empat buah ponsel milik Juhanda, Saulihun, Kairul Anam dan Jumali.

Salah satu tahanan ada yang tidak terima dan memancing petugas dengan ucapan macam macam, kemudian anggota ada yang terpancing ucapan tahanan.‎

Lalu tahanan berteriak sehingga memancing tahanan blok sebelahnya.

‎Demi menenangkan anggota piket dari satuan III Pelopor melepaskan tembakan ke atas guna memberi peringatan kepada para narapidana dan situasi bisa dikendalikan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas