Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Gubernur Sulbar Akui Salah Baca Teks Pancasila, Usulkan Rombak Urutan Sila

Ia berdalih kesalahan itu karena terobsesi ingin mendekatkan sila pertama dengan sila kelima Pancasila yang dinilainya terlalu berjarak.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Gubernur Sulbar Akui Salah Baca Teks Pancasila, Usulkan Rombak Urutan Sila
youtube
Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar. 

TRIBUNNEWS.COM, POLEWALI MANDAR - Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar mengakui salah mengucapkan teks Pancasila saat menjadi inspektur upacara dalam peringatan Hari Pahlawan di Mamuju, Sulawesi Barat, 10 November lalu.

Ia berdalih kesalahan itu karena terobsesi ingin mendekatkan sila pertama dengan sila kelima Pancasila yang dinilainya terlalu berjarak.

Mantan bupati Polewali Mandar ini menilai, maraknya aksi terorisme, radikalisme dan aksi kekerasan lainnya di tanah air salah satunya disebabkan jarak sila pertama dengan sila kelima terlalu jauh.

Perlu diketahui, video Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar yang salah membaca urutan sila Pancasila viral di media sosial.

Video itu mengundang perbincangan pro kontra. Sila kelima Pancasila, yakni “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia” dibacakan gubernur menjadi sila kedua, yakni “Ketuhanan yang Maha Esa”.

“Saya salah ucap, sila kedua di bawah sila kelima, kenapa? Karena saya selalu berpikir radikalisme, terorisme, komunisme, aksi demo dan persoalan lainnya karena masih terlalu jauh antara sila pertama dengan sila kelima Pancasila,” kata Masdar di depan ratusan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Selasa (14/11/2017).

Gubernur Masdar lalu bertanya kepada para aktivis PMII apakah sila kelima Pancasila bisa didekatkan dengan sila pertama agar jarak kesenjangannya tidak terlalu jauh.

Rekomendasi Untuk Anda

“Bisakah sila pertama pancasila didekatkan dengan sila kelima Pancasila? Itu masalahnya,” jelas Masdar di depan peserta dialog kebangsaan PMII.

Masdar mengajak semua komponen bangsa untuk bersama-sama merekatkan diri dalam kebersamaan.

Ia juga mengajak kepada semua elemen masyarakat Sulbar agar tetap bersatu padu menjaga keamanan dan perdamaian, agar ancaman perpecahan atau disintegrasi bangsa yang terjadi di tempat lain tidak sampai merembet ke Sulawesi Barat.(Kontributor Polewali, Junaedi)

Artikel ini sebelumnya tayang di Kompas.com dengan judul: Akui Salah Baca Teks Pancasila, Gubernur Sulbar Usulkan Rombak Urutan Sila

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas