Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ini Rekam Jejak Tujuh Komisioner Baru Komnas HAM 2017-2022

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) resmi menugaskan tujuh komisioner baru

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Rizal Bomantama
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Ini Rekam Jejak Tujuh Komisioner Baru Komnas HAM 2017-2022
Rizal Bomantama/Tribunnews.com
Tujuh komisioner Komnas HAM periode 2017-2022 dari kiri ke kanan: Beka Ulung Hapsara, Mochammad Choirul Anam, Hairansyah, Ahmad Taufan Damanik, Sandrayati Moniaga, Amiruddin Al Rahab, dan Munafrizal Manan saat memperkenalkan diri di Kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, Selasa (14/11/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) resmi menugaskan tujuh komisioner baru periode 2017-2022 sejak Senin (13/11/2017).

 Dari tujuh komisioner tersebut Ahmad Taufan Damanik didapuk sebagai ketua.

 Ia memiliki rekam jejak sebagai dosen politik di Universitas Sumatera Utara (USU) dan Indonesia Representative of Child Rights to the ASEAN Comission on the Promotion and Peotection on the rights of Women and Childrean (ACWC) periode 2013-2016.

 Selanjutnya Hairansyah, mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kalimantan Selatan sebagai Wakil Ketua Bidang Internal.

Sementara Wakil Ketua Bidang Eksternal diserahkan kepada komisioner petahana Sandrayati Moniaga yang juga merupakan aktivis lingkungan hidup.

Baca: Buni Yani Dijatuhi Vonis 1,5 Tahun Penjara oleh PN Bandung

Lalu Beka Ulung Hapsara aktivis di International NGO Forum on Indonesian Development (INFID) yang merupakan organisasi non-pemerintah yang bergerak di bidang demokratisasi Indonesia diserahkan dua jabatan yaitu Koordinator Subkomisi Pemajuan HAM serta Komisioner Pendidikan dan Penyuluhan.

Rekomendasi Untuk Anda

 Ia juga pernah menjadi konsultan di Friedrich Naumaan Foundation, sebuah yayasan di Jerman.

 Lalu aktivis di Human Rights Working Group (HRWG) Mochammad Choirul Anam menjabat Komisioner Pengkajian dan Penelitian.

 Kemudian Amiruddin Al Rahab menjabat dua posisi yaitu Koordinator Subkomisi Penegakan HAM dan Komisi Pemantauan dan Penyelidikan merupakan aktivis di Papua Resource Centre yang bergerak di isu mengenai Papua.

 Dan yang terakhir Munafrizal Manan yang merupakan mantan dosen Universitas Al-Azhar Jakarta sekaligus seorang ‘lawyer’ menjabat sebagai Komisioner Mediasi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas