Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Empat Kader Golkar Calon Kuat Pengganti Setya Novanto Jadi Ketua DPR

Ketua Harian DPP Partai Golkar Nurdin Halid mengatakan, dalam rapat pleno hari ini juga bakal diputuskan nama Ketua DPR RI pengganti Setya Novanto.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Empat Kader Golkar Calon Kuat Pengganti Setya Novanto Jadi Ketua DPR
TRIBUNNEWS.COM / Fransiskus Adhiyuda
Nurdin Halid 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – DPP Partai Golkar hari ini dijadwalkan menggelar rapat pleno untuk menonaktifkan Setya Novanto sebagai ketua umum, Selasa (21/11/2017).

Dalam rapat yang digelar pukul 13.00 WIB di Kantor DPP Golkar, Slipi, juga rencananya menunjuk Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum pengganti Novanto yang ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ketua Harian DPP Partai Golkar Nurdin Halid mengatakan, dalam rapat pleno hari ini juga bakal diputuskan nama Ketua DPR RI pengganti Setya Novanto.

Baca: Hari Ini Golkar Gelar Rapat Pleno Tentukan Nasib Setya Novanto

Menurutnya, penetapan Ketua DPR RI suksesor Novanto tak perlu menunggu ketua umum definitif.

"Tidak-tidak besok (hari ini), kami sudah putuskan nama baru untuk Ketua DPR," kata Nurdin kepada wartawan di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta, Senin (20/11/2017) kemarin.

Rekomendasi Untuk Anda

Nama anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar yang digadang menjadi suksesor Novanto pun mulai beredar.

Di antaranya Ketua Komisi II DPR Zainudin Amali, Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo, Sekretaris Fraksi Golkar di DPR Agus Gumiwang Kartasasmita dan Ketua Badan Anggaran DPR Aziz Syamsudin.

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar Ace Hasan Syadzily mengatakan, harus berhati-hati dalam menentukan calon ketua Dewan Perwakilan Rakyat yang baru.

Menurutnya, Golkar harus memilih calon yang pantas.

Baca: Jokowi Tak Mau Bantu Setya Novanto

"Partai Golkar harus hati-hati menentukan siapa ketua DPR yang memiliki kepantasan," kata Ace.

Ace menjelaskan, Golkar harus mengedepankan figur yang bersih rekam jejaknya dan terbebas dari potensi masalah hukum.

Selain itu, figur terpilih juga bertugas membenahi dan menjaga marwah DPR.

"Apa yang terjadi saat ini situasi di mana Pak Setya Novanto kena masalah hukum, kita harus jujur saja marwah DPR tercoreng, citranya sangat jelek," kata Ace.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas