Rapat Pleno Putuskan Idrus Marham Jadi Plt Ketua Umum Golkar
Sekjen Partai Golkar Idrus Marham resmi ditunjuk rapat pleno DPP Partai Golkar menjadi Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum Golkar
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Malvyandie Haryadi
![Rapat Pleno Putuskan Idrus Marham Jadi Plt Ketua Umum Golkar](https://asset-2.tstatic.net/tribunnews/foto/bank/images/ketua-harian-dpp-partai-golkar-nurdin-halid-kanan_20171121_221039.jpg)
Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Sekjen Partai Golkar Idrus Marham resmi ditunjuk rapat pleno DPP Partai Golkar menjadi Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum Golkar, Selasa (21/11/2017).
Ketua Harian DPP Golkar Nurdin Halid menjelaskan, jabatan Plt yang diemban Idrus sampai adanya putusan praperadilan Setya Novanto yang sedang diajukan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Baca: Dampingi Khofifah di Pilkada Jatim, Emil Dardak Bakal Disanksi PDI Perjuangan
"Kedua apabila gugatan Setya Novanto diterima dalam proses praperadilan maka Plt dinyatakan berakhir," kata Nurdin di DPP Golkar, Slipi.
Menurut Nurdin, jika gugatan Novanto ditolak atau dinyatakan bersalah oleh pengadilan, maka Idrus bersama Ketua Harian dan korbid melakukan rapat Pleno.
Agendanya meminta Novanto mengundurkan diri sebagai Ketua Umum Partai Golkar.
"Dan apabila Setya Novanto tidak mengundurkan diri maka pleno memutuskan menyelenggarakan Munaslub," katanya.
Poin keempat Pelaksana tugas Ketua Umum bertugas melaksanakan khususnya terkait, hal-hal yang bersifat strategis, harus dibicarakan bersama ketua harian korbid dan bendum.
"Kelima posisi setnov sebagai Ketua DPR menunggu keputusan praperadilan. Itulah lima keputusan yang diambil dalam rapat pleno DPP," kata Nurdin.