Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Korupsi KTP Elektronik

Pengamat: Golkar Harus Cari Pengganti Novanto yang Bebas dari Urusan Hukum

Menurut Pangi, pengganti Setya Novanto haruslah sosok yang tidak memiliki persoalan hukum khususnya korupsi.

Pengamat: Golkar Harus Cari Pengganti Novanto yang Bebas dari Urusan Hukum
Fransiskus Adhiyuda
Pengamat Politik Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi saat menjadi pembicara dalam diskusi di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (24/11/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengamat Politik Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago menyarankan partai Golkar segera mencari pengganti Setya Novanto sebagai Ketua DPR RI.

Menurut Pangi, pengganti Setya Novanto haruslah sosok yang tidak memiliki persoalan hukum khususnya korupsi.

"Untuk kedepan pengganti Setnov yang terpilih yang penting jangan sampai mengulangi peristiwa hukum yang sama," kata Pangi Syarwi saat menjadi pembicara dalam diskusi di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (24/11/2017).

Baca: Ini Ciri-ciri Penyerang Novel Baswedan Berdasarkan Dua Sketsa Wajah yang Dirilis Polri

Lebih lanjut, kata Pangi, Partai Golkar selama ini memang dikenal bukan karena figur seseorang, melainkan struktur organisasi yang merata. Terbukti, dari beberapa pemilihan umum, Golkar selalu berada di posisi tiga besar.

Namun, pasca KPK menjerat ketua umum Golkar, hal tersebut tentunya berdampak pada elektabilitas partai berlambang pohon beringin itu.

"Tapi ingat walaupun Golkar tidak pernah lepas dari tiga besar beberapa pemilu terakhir, kini ketua umum banyak masalah elektabilitas bisa menjadi turun," jelas Pangi.

Pangi juga mengatakan bahwa saat ini posisi Setya Novanto untuk tetap menjabat sebagai Ketua DPR sudah semakin tipis.

Hal itu, jelas Pangi, tentu hal ini menjadi kesempatan Partai Golkar untuk mencari sosok yang benar-benar kuat untuk mengembalikan marwah citra Partai Golkar.

"Setnov dengan kasus hukum yang dilandanya ini untuk bertahan menjadi ketua DPR mungkin sudah tipis. Sudah sulit sebetulnya karena risikonya besar bagi Golkar, karena Golkar butuh sosok baru yang berintegritas tinggi punya kapasitas dan tidak mengulang peristiwa hukum yang sama dan dia orang yang betul-betul kuat," papar Pangi.

Selain itu, Pangi menyarankan sebaiknya DPP Partai Golkar untuk menemui para tokoh senior Partai untuk berkonsultasi terkait masalah yang menjerat ketua umum Golkar, Setya Novanto.

"Akbar Tandjung, BJ Habibie dan termasuk Jusuf Kalla harus duduk bersama. Golkar harus diselamatkan," imbuhnya.

Ikuti kami di
Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Sanusi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas