Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mendagri Tidak Masalah Emil Dardak Diusung Parpol Lain

Tjahjo menilai, bukan salah dari partai politik yang mengusung Emil ‎untuk mengajak yang bersangkutan mengikuti kontestasi di Pilgub Jawa Timur.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Mendagri Tidak Masalah Emil Dardak Diusung Parpol Lain
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Pasangan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur yang diusung Partai Golkar Khofifah Indar Parawarsa (kiri) dan Emil Dardak (kanan) di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Rabu (22/11/2017). Partai Golkar resmi mengusung pasangan Khofifah Indar Parawarsa dan Emil Dardak sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur pada Pilkada 2018. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Diusungnya Bupati Tren‎ggalek Emil Dardak dalam Pilgub Jawa Timur oleh Partai Demokrat membuat PDI Perjuangan bereaksi.

Pasalnya, Emil merupakan satu diantara kader muda potensial PDI Perjuangan.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo menilai tidak ada yang salah dengan diusungnya Emil oleh partai lain selain PDI Perjuangan. Karena memang tidak ada Undang Undang yang mengatur secara detail hal tersebut.

"Secara UU memang tidak mengatur, jadi sah-sah saja. KPU juga tidak ada PKPU yang menjabarkan dari bentuk UU," kata Tjahjo di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (28/11/2017).

Tjahjo menilai, bukan salah dari partai politik yang mengusung Emil ‎untuk mengajak yang bersangkutan mengikuti kontestasi di Pilgub Jawa Timur.

Baca: Kementerian Luar Negeri Singapura Desak Warganya Tunda Perjalanan ke Bali

Dirinya menyerahkan kepada masyarakat untuk penilaian terhadap Emil Dardak.

Rekomendasi Untuk Anda

"Biar‎kan etika masyarakat yang menilai.Tapi itu kan hak," ujarnya.

Misalnya pun Emil belum selesai masa tugasnya di Trenggalek, dirinya berharap jika yang bersangkutan dapat menang di Pilgub Jawa Timur maka dapat berbuat lebih baik lagi untuk masyarakat. Jangan sampai justru apa yang dia lakukan nantinya justru merugikan masyarakat.‎

"‎Kalau dia belum selesai tugas dia mampu untuk berbuat yang lebih baik, saya kira nggak masalah," ujarnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas