Budi Waseso Tegaskan Penindakan Terhadap Bandar Narkoba Harus Keras
Budi Waseso menegaskan pihaknya tidak bermain-main dalam menggunakan senjata api.
Penulis:
Eri Komar Sinaga
Editor:
Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komisaris Jenderal Polisi Budi Waseso mengungkapkan para pengedar atau bandar Narkoba harus ditindak secara tegas.
Untuk itu, BNN kata dia akan menggunakan insturumen yang diberikan negara yakni senjata api menggunakan peluru tajam.
Menurut Budi Waseso, BNN diberikan fasilitas oleh negara untuk penindakan tegas terhadap bandar narkoba.
"Diantaranya adalah senjata api dan kita tidak diberikan peluru karet atau peluru hampa," kata Budi Waseso saat ditemui di Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Selasa (12/12/2017).
Budi Waseso menegaskan pihaknya tidak bermain-main dalam menggunakan senjata api.
Baca: Prabowo Umumkan Calon Gubernur yang Diusung Gerindra Besok
Dia mengklaim bahwa anak buahnya sangat berhati-hati sebelum memutuskan untuk menembak para pengedar atau bandar narkoba.
"Jadi itu yang maksud saya karena peluru ini dibeli dengan uang. Jadi harus betul-betul hemat tidak boleh dipakai main-main tapi dilakukan dalam ranngka penegakan hukum yang keras," kata bekas kepala Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri itu .
Budi Waseso mengingatkan bahwa Presiden RI Joko Widodo telah mengatakan Indonesia darurat dan perang terhadap Narkoba. Lagi pula, sambung dia, narkoba adalah salah satu kejahatan luar biasa.
"Maka langkah-langkah penindakan kita sekarang kita harus tindakan tegas. Kenapa tindakan tegas? karena itu yang harus dilakukan," tukas besan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal Budi Gunawan itu.
Baca tanpa iklan