Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ada Kepulan Asap di Terminal 2D Bandara Soekarno-Hatta, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Kepulan asap sempat menyelimuti terminal 2D Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Tangerang, Kamis (14/12/2017) sore, tepatnya pukul 15.20 WIB.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Ada Kepulan Asap di Terminal 2D Bandara Soekarno-Hatta,  Diduga Akibat Korsleting Listrik
wartakota/ Andika Panduwinata
Kepulan asap sempat menyelimuti terminal 2D Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Kamis (14/12/2017) sore 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepulan asap sempat menyelimuti terminal 2D Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Kamis (14/12/2017) sore, tepatnya pukul 15.20 WIB.

Pelaksana Tugas Executive General Manager Kantor Cabang Utama Bandara Soekarno-Hatta, Agus Haryadi membenarkan adanya kepulan asap tersebut.

Baca: Begini Kronologi Kasus Suami Mutilasi Istrinya yang Cantik di Karawang

Kejadian tersebut diduga akibat adanya arus pendek atau korsleting.

"Benar ada kepulan asap, namun sistem proteksi kami berjalan dengan baik. Peristiwa ini terjadi di gate 1 Terminal 2D ," ungkap Agus Haryadi, Kamis (14/12/2017).

Baca: 5 Fakta di Balik Mutilasi Wanita Cantik di Karawang, Berawal Dari Cekcok Hingga Pengakuan Suami

Rekomendasi Untuk Anda

Agus Haryadi pun memastikan korsleting listrik tidak menimbulkan api.

Namun, kepulan asap memang sempat memasuki arena boarding lounge terminal 2D.

"Hanya ada kepulan asap. Dikarenakan ada asap, hal tersebut memicu alarm sistem bereaksi. Sesuai SOP," ucap Agus Haryadi melalui keterangan resminya, Kamis (14/12/2017).

Baca: Celana dan Sepatu Masih Menempel Saat Potongan Kaki Wanita Korban Mutilasi di Karawang Ditemukan

Petugas Pemadam Kebakaran Bandara Soekarno Hatta pun langsung bertindak cepat.

Sehingga asap hanya berlangsung sekitar 15 menit dan tidak mengganggu kegiatan penerbangan.

"Peristiwa tersebut tidak menyebabkan gangguan operasional dan seluruh jadwal keberangkatan dan kedatangan pesawat berjalan normal," kata Agus Haryadi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas