Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Panitia Munaslub Pastikan Tidak Ada Pendaftaran Calon Ketua Umum Golkar

Menurut Yahya tidak ada pembahasan mengenai kemungkinan pendaftaran atau pembukaan calon ketua Umum Golkar.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Panitia Munaslub Pastikan Tidak Ada Pendaftaran Calon Ketua Umum Golkar
Istimewa
Yahya Zaini 

‎Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Panita Penyelenggara Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Golkar menggelar rapat di Kantor DPP Golkar, Jalan Angrek Neli Murni, Slipi, Jakarta, Minggu (17/12/2017).

Ketua Bidang Pemenangan DPP Golkar, ‎Yahya Zaeni, mengatakan rapat tersebut memiliki dua agenda.

Baca: Murad Ismail Tegaskan Siap Bantu Menteri Susi Tenggelamkan Kapal Pencuri Ikan

Rapat persiapan penyelenggaraan Munaslub dan laporan mengenai materi yang akan disampaikan dalam Rapimnas maupun Munaslub yang akan digelar 18 hingga 20 Desember 2017.

"Materi itu antara lain, soal jadwal, tata tertib (Tatib), kalau di Munaslub ada tatib persidangan, tatib pemilihan caketum. Kalau calonnya cuma satu kan tidak perlu tatib. Tinggal dikukuhkan," ujar Yahya, Minggu, (17/12/2017).

Baca: Ketua DPP Partai Golkar Yakin Airlangga Hartarto Bersih dari Korupsi

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut Yahya tidak ada pembahasan mengenai kemungkinan pendaftaran atau pembukaan calon ketua Umum Golkar.

Menurutnya Ketua umum telah disepkati dalam rapat pleno yakni Airlangga Hartarto ‎.

"Tidak, tidak ada. Kan cuma satu. Pak Aziz (Aziz Syamsuddin) waktu pleno sudah menyampaikan tidak akan maju dan memberikan dukungan kepada Airlangga‎," katanya.

Baca: Jelang Munaslub Golkar, Airlangga Pilih Santai Bersama Anak

Adapun mengenai adanya kader Golkar yang mengkritik penetapan Airlangga dalam rapat Pleno, menurutnya hanya perbedaan pandangan saja.

Sebelumnya Sekretaris Dewan Kehormatan Golkar Priyo Budi Santoso mengkritik penetapan Airlangga yang dinilainya kurang Demokratis.

Baca: Ini Sikap Airlangga Hartarto Terhadap Rekomendasi Pilkada yang Sudah Dikeluarkan Golkar

Priyo bahkan bertekad akan maju dalam perebutan kursi Ketua Umum Golkar.

"Ini kan pengisian jabatan doang. Ketum berhalangan, kalau jabatan pengurus biasa yang lowong ya tidak perlu dibawa ke Munaslub, tapi karena ini jabatan terkait dengan Ketum maka pengesahan dan pengukuhannya harus di Munaslub," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas