Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Sindiran Wasekjen PKB: Partai Pendukung Ridwan Kamil Jangan Emosional

"Jadi masing-masing partai jangan emosional, kalau enggak wakilnya kami, kami tarik dukungan. Tidak begitu lah kira-kira," kata Lukman Edy

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Sindiran Wasekjen PKB: Partai Pendukung Ridwan Kamil Jangan Emosional
TRIBUNNEWS/FRANCISCUS ADHIYUDHA
Wakil Sekertaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lukman Edy 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Sekertaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lukman Edy tak begitu ambil pusing saat partai Golkar mencabut dukungan untuk Ridwan Kamil pada Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018.

Ia menyarankan agar partai pendukung Ridwan Kamil tidak emosional dalam mengambil keputusan.

"Jadi masing-masing partai jangan emosional, kalau enggak wakilnya kami, kami tarik dukungan. Tidak begitu lah kira-kira," kata Lukman Edy di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Senin (18/12/2017).

Lukman mengatakan setiap parpol pendukung Ridwan Kamil, yakni PKB, NasDem, dan PPP memiliki berkontribusi yang hampir sama dalam penentuan calon wakil gubernur.

"Kalau kebetulan calonnya dari PKB calonnya yang lebih baik, partai-partai lain menerimanya. Begitu juga sebaliknya, kalau calon kandidat cawagunya dari partai lain yang naik terus elektabilitasnya makan pasti PKB akan menerima," papar Lukman.

Lebih lanjut, Lukman mengatakan bahwa PKB akan menyerahkan pemilihan cawagub kepada Ridwan Kamil.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia juga berharap Ridwan Kamil bisa memilih oendamping yang rasional dan bisa meningkatkan elektabilitasnya.

"Kita serahkan sepenuhnya kepada Ridwan Kamil dan tentu Ridwan Kamil berdasarkan pertimbangan yang rasional yang mana yang dikehendaki oleh masyarakat di Jawa Barat dan elektabilitasnya," terangnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas