Tribun

Beli Mobil Odissey, Auditor Utama BPK RI Palsukan Identitas di KTP

Yudi mengaku tidak memperhatikan foto di KTP tersebut karena langsung meneruskannya (forward) ke telepon seluler Muhammad Nasir.

Penulis: Eri Komar Sinaga
Editor: Hasanudin Aco
Beli Mobil Odissey, Auditor Utama BPK RI Palsukan Identitas di KTP
Tribunnews.com/Eri Komar Sinaga
Sidang kasus suap auditor BPK di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (8/1/2018). 

"Siapa yang WA," tanya Asri.

"Pak Ali," jawab Yudi.

"Saudara tidak memperhatikan fotonya dengan bagus," kembali Asri mencecar Nasir.

"Enggak Pak. Setelah saya forward biasanya saya langsung hapus Pak. Saya sudah forward ke Nasir. Saya pesan Pak Nasir tolong diberitanya pembayaran atas (nama Andhika)," beber Yudi.

"Kapan Anda tahu wajah Andika itu siapa? Saya baru tahu kemarin Pak. Saat ada pemeriksaan ada fotonya di media, Pak Rochmadi," tukas Yudi.

Diketahui, uang untuk membeli mobil tersebut diduga berasal dari hasil kejahatan yang dilakukan Ali Sadli.

Ali membelanjakan gratifikasi Rp 10.519.836.000 dan USD80.000 yang dia terima.

Uang yang dia kumpulkan selama 2014-2017 itu dia habiskan untuk membeli tanah, bangunan dan kenderaan bermotor padahal patut diduga bahwa uang itu diduga hasil tindak pidana korupsi yang berkaitan dengan jabatan terdakwa selaku kepala Sub Auditorat III.B.2 Auditorat Keuangan Negera BPK RI.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas