Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Menkes Minta Masyarakat Berhati-hati Terima Informasi Kencing Unta Bisa Diminum

Namun menurutnya, masyarakat harus menelaah dan meneliti lebih dulu terkait informasi tersebut.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Menkes Minta Masyarakat Berhati-hati Terima Informasi Kencing Unta Bisa Diminum
Fahdi Fahlevi/Tribunnews.com
Nila Moeloek 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Kesehatan, Nila Moeloek, meminta masyarakat untuk tidak langsung menelan mentah-mentah informasi bahwa kencing unta bisa diminum dan memiliki manfaat.

Informasi tersebut disebarkan oleh Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI), Bachtiar Nasir, yang diunggah melalui akun Instagram pribadinya.

Pada video tersebut Bachtiar meminum kencing unta yang dicampur dengan susu.

"Kami sudah memberitahukan, dari Pelayanan Masyarakat (Yanmas) mengeluarkan bahwa Kementerian Kesehatan mengatakan keberhati-hatian jangan menerima begitu saja," kata Nila di Kementerian Kesehatan, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (10/1/2018).

Menurut Nila, meski informasi tersebut didasarkan pada ajaran agama Islam.

Baca: Ini Jawaban Menteri Kesehatan Tentang Video Bachtiar Nasir Minum Kencing Unta

Namun menurutnya, masyarakat harus menelaah dan meneliti lebih dulu terkait informasi tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurutnya ayat pertama dalam Al-Quran mengajarkan masyarakat untuk membaca.

"Saya juga beragama islam. Tentu saya tahu dari Al-Quran bahwa Nabi Muhammad mengajarkan yang pertama adalah Iqra yaitu membaca, selain membaca juga harus berpikir," kata Nila.

Menurut Nila, harus ada penelitian lebih dahulu untuk meneliti kandungan dari urin secara ilmiah. 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas