Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Bamsoet Mengaku 'Salting' Usai Dilantik Jadi Ketua DPR

Ia kaget saat para satpam berbaris ketika dirinya keluar gedung dan hendak pulang menggunakan mobilnya

Bamsoet Mengaku 'Salting' Usai Dilantik Jadi Ketua DPR
Fitri Wulandari
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo saat menyambangi redaksi Tribunnews di Palmerah, Jakarta Pusat, Rabu (24/1/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sepuluh hari sudah Politikus Partai Golkar Bambang Soesatyo menjabat Ketua DPR menggantikan Setya Novanto.

Bamsoet, sapaannya, dilantik dalam rapat paripurna DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/1/2018).

Bamsoet mengaku salah tingkah (salting) saat baru dilantik menjadi Ketua DPR RI.
Ia kaget saat para satpam berbaris ketika dirinya keluar gedung dan hendak pulang menggunakan mobilnya. Politisi Golkar itu enggan diperlakukan berbeda dari anggota DPR lainnya.

"Kalau saya diperlakukan gimana gitu, itu salting juga, awal-awal dilantik (sebagai Ketua DPR RI), tiba-tiba saya pulang (naik) mobil itu, semua satpam berbaris," ujar Bamsoet saat berkunjung ke Redaksi Tribunnews, Palmerah, Jakarta Pusat, Rabu (24/1/2018).

Saat itu, ia mengaku sempat tersandung karena merasa bingung dengan sambutan yang ia dapatkan itu. Ia pun secara spontan menyampaikan dirinya tidak ingin sambutan semacam itu dilakukan kembali.

Sambil tertawa dan terus bercerita, Bamsoet menuturkan dirinya langsung meminta para satpam itu membubarkan diri.

"Wah sampai saya kesandung-sandung karena salah tingkah, (saya bilang) 'eh besok saya nggak mau ngelihat lagi yang kayak begini-begini, bubar ya', daripada (saya) jatuh keserimpet," jelas Bamsoet tertawa lepas.

Selain itu, ia tidak ingin pengawalan terhadap dirinya semenjak menduduki jabatan baru, dilakukan secara berlebihan. Ia hanya mengizinkan satu mobil mengawalnya, karena menurutnya dirinya tipe orang yang santai dan enggan dikawal secara berlebihan.

"Kemudian yang mengawal (saya) satu aja cukup, karena saya mau lebih santai," tegas Bamsoet.

Termasuk pengawalan untuk pembuka jalan saat mobilnya melewati jalan raya. Ia tidak akan meminta pengawalan jika tidak benar-benar diperlukan.

"Kalau ada pengawal saya stop, (tapi) kalau memang harus ya sudah untuk membuka jalan," kata Bamsoet.

Bambang Soesatyo menjabat sebagai Ketua Komisi III DPR RI, kemudian jabatannya pun berganti menjadi Ketua DPR RI menggantikan Setya Novanto yang tengah terjerat kasus dugaan korupsi mega proyek e-KTP.

Posisi yang ditinggalkannya, yakni Ketua Komisi III pun kini telah diisi oleh Kahar Muzakir yang sempat bertugas di Komisi X DPR RI.

Ikuti kami di
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Sanusi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas