Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Respon PDIP Dituduh Jadi Biang Kerok Persoalan Bangsa

Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Ahmad Basarah berharap alumni 212 bisa memberikan pernyataan yang bisa menyejukan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Respon PDIP Dituduh Jadi Biang Kerok Persoalan Bangsa
Tribunnews.com/Seno Tri Sulistiyono
Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Ahmad Basarah di Wisma Kinasih, Depok, Minggu (28/1/2018). TRIBUNNEWS.COM/SENO TRI SULISTIYONO 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, DEPOK -‎ ‎Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Ahmad Basarah berharap alumni 212 bisa memberikan pernyataan yang bisa menyejukan.

‎"Alumni 212 itu adalah para ulama, para tokoh agama seyogyanya mereka memberikan pernyataan-pernyataan yang sejuk, mempererat persaudaraan, bukan sekadar sesama umat Islam, tapi juga persaudaraan kemanusiaan," ujar Basarah saat pembukaan sekolah partai calon kepala daerah di Wisma Kinasih, Depok, Minggu (28/1/2018).

Baca: Sandiaga Uno Terima Keluhan Saat Datang Menyapa Warga Kalisari

Baca: Arief Hidayat Diminta Dengar Desakan Moral Masyarakat Sipil Agar Segera Mundur Sebagai Hakim MK

Basarah mempertanyakan parameter tuduhan Persaudaraan Alumni 212 yang menilai PDIP sebagai biang kerok permasalahan bangsa Indonesia‎.

Jika pernyataan tersebut adalah pernyataan politik maka hal tersebut tentu bukan pernyataan sebagai tokoh agama.

Rekomendasi Untuk Anda

"Karena tokoh-tokoh agama seyogyanya menyebarkan dakwah Islam yang rahmatan lil alamin yang berlaku bagi seluruh umat Islam termasuk umat Islam yang ada di PDIP," ucapnya.

Baca: Megawati Ajarkan Calon Kepala Daerah Strategi Tangkal Politik Uang dan Isu SARA

Baca: ‎Pemilihan Penjabat Gubernur dari TNI atau Polri Pernah Dilakukan Ketika Zaman SBY

"Kalau ulama-ulama tidak memberikan imbauan memperkuat ukhuwah Islamiyah, watoniah dan basariah, berarti ulama tersebut sedang berpolitik," lanjut Basarah.

‎Menurut Basarah, PDIP tidak serta merta melakukan upaya hukum terhadap pihak-pihak yang melakukan fitnah terhadap pihaknya.

Baca: Zulkifli Hasan Perintahkan Pengurusnya yang Tidak Hadir Saat Verifikasi Faktual Segera Menghadap KPU

Baca: Pemuda Muhammadiyah: Jokowi Harus Batalkan Rencana Mendagri Angkat Perwira Polri Jadi PJ Gubernur

Tetapi akan terlebih dahulu akan melakukan tabayun atau klarifikasi terlebih dahulu.

"Ketemu silahturahmi, mudah-mudahan dengan demikian segala sangka, salah paham, kita bisa selesaikan dengan sebaik-baiknya, intinya PDIP ingin selalu menjaga persaudaraan bangsa Indonesia, termasuk persaudaraan umat Islam," tuturnya.

Sebelumnya, Persaudaraan Alumni 212 menargetkan kekalahan PDIP serta mendukung soliditas Partai Gerindra, PKS, dan PAN yang mereka Sebut sebagai Koalisi 212.

"Ada satu partai yang menurut kami jadi target utama untuk dikalahkan. Bagi kami partai tersebut biang kerok persoalan bangsa ini," kata Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 Slamet Maarif di Jakarta.

Slamet tidak menyebutkan secara langsung nama PDIP, tetapi Ia memberikan kisi-kisi bahwa partai yang dimaksud adalah partai penguasa saat ini dan berwarna merah.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas