Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ini Respon PDI P Terkait Peryataan Persaudaraan Alumni 212

Sekertaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto enggan berkomentar lebih jauh terkait peryataan Persaudaraan Alumni 212 tentang peta politik tah

Tayang:
Baca & Ambil Poin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekertaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto enggan berkomentar lebih jauh terkait peryataan Persaudaraan Alumni 212 tentang peta politik tahun 2018.

Dia hanya menganggap pemilu itu dikerahkan oleh rakyat bukan tokoh.

"Yang penting Pemilu itu untuk rakyat. Yang memilih pemimpin itu rakyat, bukan tokoh sehingga hal-hal yang dianjurkan dengan cara kurang pas, biar rakyat yang menilai," kata Hasto Kristiyanto di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (27/1/2018) malam.

Baca: Pria ini Buat Status Cari Istri, Seorang Wanita Iseng Komentar, tapi Mereka Malah Menikah Sungguhan

Hasto menjelaskan, biarlah rakyat yang menilai dan rakyat yang akan menentukan pemimpinnya.

Selain itu, Persaudaraan Alumni 212 juga menyebut partai berbaju merah merupakan biang kerok di Indonesia.

Namun, PDIP merespon dengan menyebut semua keputusan ada di rakyat.

Rekomendasi Untuk Anda

Baca: OC Kaligis Akan Gugat Bambang Widjojanto, Minggu Depan

Sebelumnya, Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif membacakan peta politik pilkada dalam jumpa pers di Masjid Al-Ittihad, Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (27/1/2018).(*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas