Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Konflik Internal Projo Mencuat, Deklarator Minta Nama Projo Jangan Dipakai Sembarangan

Pertikaian di tubuh ‎Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Pro Jokowi (Projo) belum juga usai.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Konflik Internal Projo Mencuat, Deklarator Minta Nama Projo Jangan Dipakai Sembarangan
WARTA
Organisasi Pro Jokowi kisruh karena diduga lakukan penyelewengan jabatan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Konflik di tubuh ‎Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Pro Jokowi (Projo) belum juga usai.

Para Deklarator Ormas Projo meminta agar tidak ada yang mengklaim sebagai pihak yang paling berkompeten menggunakan nama dan atribut Projo, sampai adanya putusan hukum tetap.

Sekretaris Forum Deklarator Projo Sumarno mengatakan sebenarnya Koordinator Nasional (Kornas) Projo sudah dibekukan sejak Juli 2014.

Namun saat itu ada pihak yang bermanuver.

Baca: Kader Projo Curhat, Pengurusnya Jadi Tamak Mereka Lupa Akan Sejarah

Tidak ingin terjadinya pertikaian, para deklarator memilih diam sampai diterbitkannya sertifikat dari Kemenkum HAM.

"Sertifikat sekarang sudah diterbitkan oleh Kementerian Hukum dan HAM pada Desember 2017 lalu dan diberikan kepada kami," kata Sumarno di Jakarta, Kamis (1/2/2018).

Dengan adanya sertifikat tersebut, lanjut Sumarno, maka siapa pun yang ingin menggunakan nama dan atribut Projo, maka harus seizin deklarator.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurutnya Projo merupakan milik banyak orang, bukan segelintir saja.

"Projo ini milik orang banyak, bukan satu atau dua orang. Ada aturannya jika mengatasnamakan Projo, tidak bisa seenaknya," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas