Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Antisipasi Penyadapan, Mobil Dinas Luhut Diperiksa Badan Siber dan Sandi Negara

Mobil dinas Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Selasa (6/2/2018) pagi diperiksa oleh Badan Siber dan Sandi Negara

Antisipasi Penyadapan, Mobil Dinas Luhut Diperiksa Badan Siber dan Sandi Negara
tribunnews.com/Apfia Tioconny Billy
Menko Maritim, Luhut Binsar Pandjaitan saat ditemui di kantor Kementerian Kemaritiman, Jakarta Pusat, Selasa (9/1/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mobil dinas Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Selasa (6/2/2018) pagi diperiksa oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Mobil Sport Utility Vehicle (SUV), Lexus hitam bernomor R1 19 itu diperiksa saat terparkir di depan Kantor Kemenko Kemaritiman yang terletak di kawasan M.H Thamrin, Jakarta Pusat.

Kepala Biro Umum Kemenko Maritim Djoko Hartoyo menuturkan pengecekan tersebut tidak dilakukan tiba-tiba.

Kegiatan pemeriksaan memang rutin dilakukan pihak Kemenko Martitim untuk mengantisipasi adanya penyadapan setiap tiga bulan.

"Engga (tiba-tiba) kita yang minta. Termasuk kita juga meminta personel dari BSSN untuk dipekerjakan di Kemenko Maritim," ujar Djoko Hartoyo saat ditemui di Kemenko Maritim, Jakarta Pusat, Selasa (6/2/2018).

Lebih lanjut Djoko menjelaskan pengecekan juga biasanya dilakukan saat Luhut akan menerima tamu penting dari negara lain.

"Yang kedua biasanya kalau ada tamu negara juga sama. Kita juga lakukan itu waktu itu ada PM Skandinavia ke sini, pasukan paspampres juga dari teman-teman BSSN melakukan standar sama dengan istana," tutur Djoko.

Hari ini memang Luhut dijadwalkan menerima Kunjungan Kehormatan Mr. Zeid Ra'ad Al-Hussein, Komisioner Tinggi HAM PBB, pada pukul 13.00.

Dari hasil pemeriksaan yang tadi dilakukan BSSN Djoko memastikan mobil yang digunakan Luhut aman dari penyadapan.

"Gak ada (penyadapan), gak ada, aman," tutur Djoko.

Penulis: Apfia Tioconny Billy
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas