Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

PPP Minta Polisi Selidiki Kasus Ambruknya Sejumlah Infrastruktur

Ketua Umum PPP Romahurmuziy meminta kepolisian mengungkap secara tuntas musibah ambruknya sejumlah infrastruktur

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in PPP Minta Polisi Selidiki Kasus Ambruknya Sejumlah Infrastruktur
TRIBUNNEWS/FITRI WULANDARI
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad 'Romy' Romahurmuziy di Bandara Ferdinand Lumban Tobing, Sumatra Utara, Selasa (18/12/2017). 

 TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum PPP Romahurmuziy meminta kepolisian mengungkap secara tuntas musibah ambruknya sejumlah infrastruktur, di antaranya ambruknya tembok perimeter di Bandara Soekarno-Hatta.

"Saya pikir polisi harus turun tangan untuk beberapa kasus yang terjadi, kejadian TB Simatupang lalu kemarin di terowongan bandara, hal itu perlu ditindaklanjuti dengan membuka adanya pelaku pidana," ujar pria yang akrab disapa Romy itu di Kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (6/2/2018).

Baca: Sikapi Langkah SBY, Kuasa Hukum Setya Novanto Bingung Dirinya Dikait-kaitkan Dengan Presiden

Menurut Romy, selama ini dalam menyikapi musibah infrastruktur terkesan biasa saja.

Sehingga, katanya, tidak ditindaklanjuti apakah disitu terdapat korupsi atau terdapat kesalahan prosedur pembangunan.‎

Oleh karena itu Romy meminta selain penyidik, pakar dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk turun melakukan investigasi.

"Turunkan kementerian PUPR, kemudian penyidik yang relevan dibidangnya untuk menilai apakah terjadi hanya karena pembangunan yang terburu buru atau ada kelalian," tuturnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Baca: 7 Makanan Aneh di Seluruh Dunia, Nomor 1 dan 4 Banyak Dijual di Indonesia

Romy meminta jangan terlalu dini menyimpulkan penyebab ambruknya sejumlah infrastruktur karena pengerjaan yang tergesa-gesa.

Menurut Romy tidak ada kaitan lama nya proses pembangunan dengan keselamatan kerja.

"Kalau menyimpulkan seperti itu terlalu pagi," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas