Rita Widyasari Mengaku Kekayaannya Berasal Dari 3 Usaha Tambang
Bupati nonaktif Rita Widyasari menyebut dirinya memiliki harta cukup berlimpah karena memiliki perusahaan tambang.
Editor: Adi Suhendi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bupati nonaktif Rita Widyasari menyebut dirinya memiliki harta cukup berlimpah karena memiliki perusahaan tambang.
Ia membantah dakwaan jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyebut dirinya menerima gratifikasi senilai total Rp 469 miliar.
Baca: Fakta Menarik Di Balik Sidang Perdana Bupati Rita Widyasari, Tidur Nyaman Hingga Jual Beli Tas Mewah
"Saya selama ini bisa hidup agak lumayan karena saya punya tiga tambang," ujar Rita usai menjalani persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (21/2/2018).
Dalam surat dakwaan, Rita dan stafnya Khairudin diduga menerima gratifikasi dari para pemohon perizinan di Pemkab Kutai Kartanegara.
Baca: 5 Fakta di Balik Pengajuan PK Kasus Ahok, Dinilai Ada Kekhilafan Hakim Hingga Tunjuk 3 Pengacara
Selain itu, dari rekanan yang mengerjakan proyek di bawah berbagai dinas di Pemkab Kukar.
Namun, usai sidang pembacaan dakwaan, Rita, Khairudin dan para penasehat hukum menyatakan tidak akan mengajukan eksepsi atau nota keberatan atas dakwaan jaksa.
Baca: 5 Fakta Menarik di Balik Batalnya Kepulangan Habib Rizieq
Meski demikian, tim penasehat hukum menyatakan menolak segala uraian yang terdapat dalam surat dakwaan.
"Penasehat hukum bilang, kalau ngajuin eksepsi itu artinya kami menentang kan. Lebih baik kami ikuti persidangan. Akan saya sampaikan nanti di sini semuanya," kata Rita.
Penulis: Abba Gabrillin
Berita ini sudah dimuat di Kompas.com dengan judul: Rita Widyasari: Selama Ini Saya Hidup Lumayan karena Punya 3 Tambang