Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

PSI Akan Pantau Kadernya yang Duduk di DPR Kelak Via Aplikasi Seperti Ojek Online

"Kami sudah gunakan seperti sistem seperti Go-Jek. Jadi, kalau dia tidak bagus, kasih bintang satu. Kalau bagus, kasih bintang lima."

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Abdul Qodir
Editor: Choirul Arifin
zoom-in PSI Akan Pantau Kadernya yang Duduk di DPR Kelak Via Aplikasi Seperti Ojek Online
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Umum PSI Grace Natalie (kedua kiri) bersama Sekjen PSI Raja Juliantoni (kiri), Ketua DPP PSI Isyana Bagoes Oka (kedua kanan), Ketua DPP Bidang Eksternal Tsamara Amany (kanan) dan Caleg PSI Giring (tengah) membawa berkas verifikasi di gedung KPU, Jakarta, Selasa (10/10/2017). PSI menyerahkan sebanyak 150 boks kontainer berisi persyaratan untuk pendaftaran sebagai partai politik peserta pemilu. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Solidaris Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni mengungkapkan, partainya sudah memiliki sistem deteksi korupsi yang terhubung dalam aplikasi android. Aplikasi itu akan diisi anggota legislatif dari PSI pada setiap harinya, baik kinerja maupun harta kekayaan mereka.

Dengan begitu, konstituen dapat memantau dan memeriksa secara berkala kegiatan yang dilakukan oleh anggota wakil rakyat pilihan mereka.

"Kami sudah gunakan seperti sistem seperti Go-Jek. Jadi, kalau dia tidak bagus, kasih bintang satu. Kalau bagus, kasih bintang lima. Kalau tidak bagus terus, ya ganti nanti keputusan DPP," ungkapnya.

Bukan hanya anggota legislatif, seluruh pengurus partai PSI juga akan mengisi aplikasi kegiatan dan harta kekayaan tersendiri.

Baca: PSI Akan Manfaatkan Dunia Online Jaring Pendukung

Partai secara lembaga akan memperbarui setiap harinya agenda kepartaian dan akan mempubilkasikannya melalui media sosial maupun aplikasi.

Dengan begitu diharapkan nantinya, tidak ada kader dari PSI yang terkena masalah korupsi, apalagi terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Rekomendasi Untuk Anda

"Jangan sampai deh ada dari partai kami yang kena OTT KPK," tukasnya. (Tribun Netwokr/ryo/coz)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas