Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Hanif Dhakiri Pastikan Pemerintah Dukung Inovasi Industri

Politikus PKB tersebut yakin industri Indonesia dapat bersaing di mancanegara.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Hanif Dhakiri Pastikan Pemerintah Dukung Inovasi Industri
ISTIMEWA
Hanif Dhakiri 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Hanif Dhakiri, mengungkapkan pemerintah akan terus mendorong inovasi dalam dunia industri.

Politikus PKB tersebut yakin industri Indonesia dapat bersaing di mancanegara.

"Pemerintah terus mendorong industri terus mentransformasi dari old industri menjadi new industri," ujar Hanif di The Kasablanka Hall, Jakarta Selatan, Rabu (14/3/2018).

Menurut Hanif, pihaknya sudah melakukan beberapa program untuk mendorong agar tenaga kerja memiliki kompetensi untuk bersaing.

"Kami di Kemenaker menyiapkan pemetaan sektor yang akan tumbuh dan menyusul, setelah pekerjaan berubah maka skill juga akan berubah. Saran saya pertimbangkan speed dalam dunia usaha, inovasi," ungkap Hanif.

Baca: Derita Sepsis, Gadis 6 Tahun Ini Tinggalkan Pesan Memilukan Sebelum Meninggal

Pada kesempatan tersebut, Hanif menjelaskan ada dua hal efek yang akan dirasakan jika industri tidak bertranformasi.

Rekomendasi Untuk Anda

Baca: Kisah Stephen Hawking: Lumpuh dan Gunakan Komputer Untuk Berbicara Hingga Menyalin Otak ke Komputer

Pertama, dari sisi industrinya akan kaget, karena selalu kalah bersaing. Kedua, pengusaha dan tenaga kerjanya yang kaget dengan perkembangan zaman.

Menurutnya tranformasi adalah keharusan, jika tidak ingin tertinggal dari yang lain.

Apalagi saat ini, dunia sedang memasuki revolusi industri 4.0, Indonesia harus mampu menjawab tantangan tersebut. Baik dari segi penyiapan skill tenaga kerja maupun bisnis, yang lebih modern.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas