Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Zulhas Kembali Munculkan 'Poros Nasional', Apa Maksudnya?

Poros yang mendorong agar para peserta pemilu bisa sportif dan bersaing secara sehat melalui adu konsep dan program.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Zulhas Kembali Munculkan 'Poros Nasional', Apa Maksudnya?
ist
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan saat membuka Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Partai Amanat Sulawesi Selatan di Hotel Clarion Makassar, Kamis (11/1/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Banyaknya pertanyaan yang mengarah kepada partainya soal pembentukan poros ketiga, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (Zulhas) pun kembali menyebutkan 'poros nasional'.

Saat ditanya terkait maksud dari poros nasional tersebut, Zulhas menjelaskan bahwa poros itu nantinya tidak memihak kepada siapapun kandidat yang mengikuti pertarungan pilpres 2019 mendatang.

"Poros nasional itu, (ya) poros nasional, bukan capres 1,2,3," ujar Zulhas, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (16/3/2018).

Menurut Ketua MPR RI itu, poros nasional hanya berfokus pada bagaimana mewujudkan agar para peserta kontestasi dari pilkada hingga pilpres bisa membuat rakyat sejahtera, aman dan damai.

"Kita bicara (tentang) rakyat sejahtera, umat teduh, aman, damai, rakyat tidak saling hujat," tegas Zulhas.

Baca: KPU RI: Keputusan KPU Sumut Soal JR Saragih-Ance Selian Belum Final

Poros yang mendorong agar para peserta pemilu bisa sportif dan bersaing secara sehat melalui adu konsep dan program.

Rekomendasi Untuk Anda

"Adu program, (adu) konsep bagaimana kita tidak tergantung sama impor," jelas Zulhas.

Sebelumnya, pembahasan terkait poros nasional telah ia sampaikan pada Rabu lalu.(14/3/2018).

Ia mengaku telah melakukan pertemuan dengan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) di Rumah Dinas JK pada sehari sebelumnya.

Dalam pertemuan tersebut, ia dan JK membahas mengenai rencana koalisi nasional dalam pilpres 2019 mendatang.

"Kami ingin tahun politik ini bicara Indonesia, bicara koalisi nasional, kepentingan, bicara rakyat sejahtera, bicara agar umat negara maju, kami tukar pikiran, sampaikan pikiran-pikiran juga (bahas) pemilu, pilpres, dan pileg yang berkualitas," kata Zulhas.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas