Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jokowi Minta CPNS Harus 'Kepo'

Dengan memiliki rasa keingintahuan yang tinggi, kata Jokowi, maka rutinitas dalam bekerja tidak akan monoton.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Fajar Anjungroso
zoom-in Jokowi Minta CPNS Harus 'Kepo'
Tribun timur/Tribun timur/muhammad abdiwan
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto melantik 143 kepala kelurahan se Kota Makassar, hasil seleksi lelang jabatan akhir 2014 lalu di lapangan Karebosi Makassar, Jumat (6/3) . Selain pelantikan lurah, Danny sapaan akrab wali kota juga menyerahkan surat keputusan (SK) calon pegawai negeri sipil (CPNS) sebanyak 700 orang. Tribun timur/muhammad abdiwan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - ‎Presiden Joko Widodo meminta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) harus memiliki sikap keingintahuan yang tinggi terhadap hal-hal yang baik dalam bekerja.

Hal tersebut disampaikan Jokowi saat memberikan pengarahan kepada ribuan CPNS di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (27/3/2018).

"Pesan saya, saudara harus terus penuh dengan rasa ingin tahu, ini penting sekali, kalau bahasa anak muda sekarang, harus kepo," ucap Jokowi di sambut tepuk tangan para CPNS yang hadir.

"Sekali lagi harus kepo, ingin tahu, ingin ngerti," tambah Jokowi.

Dengan memiliki rasa keingintahuan yang tinggi, kata Jokowi, maka rutinitas dalam bekerja tidak akan monoton.

Baca: Perampok Bobol Minimarket di Yogyakarta, Aksi Mereka Terekam CCTV

Rekomendasi Untuk Anda

"Saudara harus kepo terhadap perkembangan iptek, terhadap inovasi, terhadap dinamika jaman, terhadap aspirasi dan keinginan masyarakat, jangan hanya kepo terhadap mantan pacar saja," ujar Jokowi disambut tawa hadirin.

Jokowi berharap, ke depan para birokrat dapat mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terkini, agar menciptakan gagasan-gagasan yang inovatif mengikuti dinamika sosial, politik, dan ekonomi.

"Dan jangan lupa harus selalu dengar keinginan masyarakat itu apa, kalau masyarakat pengen dilayani cepat, jangan saudara melayaninya dengan lambat, dimaki-maki kita nanti," papar Jokowi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas