Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jusuf Kalla Sebut Minimnya Penyerapan DAK karena Pemda Tak Siapkan Program dengan Matang

Menurut Kalla, selama ini program Pemda belum siap secara matang, namun meminta dana cair terlebih dahulu

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Jusuf Kalla Sebut Minimnya Penyerapan DAK karena Pemda Tak Siapkan Program dengan Matang
Tribunnews.com, Rina Ayu
Wakil Presiden Jusuf Kalla, ditemui awak media, di kantor wakil Presiden RI, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (20/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, minimnya penyerapan Dana Alokasi Khusus (DAK) disebabkan karena Pemerintah Daerah kurang menyiapkan program yang akan dijalankan.

"Dana Alokasi Khusus (DAK) itu kan harus berdasarkan program, jadi beda dengan DAU (Daerah Alokasi Umum) yang tentu dapat diatur oleh DPRD, berdasarkan program. Banyak daerah yang telat itu karna tidak siap programnya," ujar Jusuf Kalla di kantor wakil presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (27/3/2018).

Menurut Kalla, selama ini program Pemda belum siap secara matang, namun meminta dana cair terlebih dahulu.

Padahal, kata Kalla, untuk membuat program, dibutuhkan persiapan seperti siapa pemimpin program hingga teknis pelaksanaan.

Baca: Grab Siap Bertanggung Jawab atas Tewasnya Penumpang Wanita Yun Siska

"Iya, kadang-kadang (program tak matang) butuh apa itu siapa yang pimpin program, bagaimana pelaksanaannya, seperti itu," kata Kalla.

Rekomendasi Untuk Anda

Untuk itu, Kalla menginstruksikan Menteri Keuangan memberikan tenggat waktu untuk Pemda agar menyelesaikan usulan program maksimal hingga 15 April mendatang.

"Sampai dengan 15 April ini harus sudah selesai usulan program harus sudah sampai (di Pusat) untuk disetujui. Jadi begitu DAK turun, itu jalan. Jadi perbaikan proses di daerah," tutur Kalla.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas