Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Masuki Tahun Politik, Anwar Usman Pastikan Independensi dan Netralitas Hakim MK

"Insyaallah semua hakim konstitusi bukan saya saja atau wakil Pak Aswanto, seluruh hakim konstitusi memiliki independensi masing-masing..."

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Yanuar Nurcholis Majid
zoom-in Masuki Tahun Politik, Anwar Usman Pastikan Independensi dan Netralitas Hakim MK
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) terpilih Anwar usman (kiri) berjabat tangan dengan Wakil Ketua MK terpilih Aswanto (kanan) usai mengikuti pengambilan sumpah Ketua MK terpilih di Gedung MK, Jakarta, Senin (2/4/2018). Anwar usman dan Aswanto terpilih secara voting sebagai Ketua dan Wakil Ketua MK periode 2018-2020. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Nurcholis Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Terpilih sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) yang baru, Anwar Usman pastikan independensi dan netralitas hakim MK dalam perhelatan demokrasi di Indonesia.

Baca: Pendaftaran Ditutup, 2.824 Inovasi Ikut KIPP 2018

"Insyaallah semua hakim konstitusi bukan saya saja atau wakil Pak Aswanto, seluruh hakim konstitusi memiliki independensi masing-masing dan tidak bisa saling mempengaruhi," ucap Anwar Usman, di Gedung MK, Jakarta Pusat, Senin (2/4/2018).

Sementara dalam menghadapi tahun politik 2018 dan 2019, Anwar mengaku dirinya hanya berserah diri kepada Tuhan.

"Insyaallah, kita kembalikan semua kepada Allah, kalau kita serahkan kepada Allah, dan Tuhan tidak akan memberikan cobaan tidak akan memberikan pekerjaan yang diluar kemampuan hambanya, Insyaallah," ucap Anwar.

Anwar yang mengawali karier di MK pada tahun 2011 tersebut, akan menjabat ketua MK untuk masa jabatan 2018-2020 mendatang.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebelumnya Anwar merupakan calon hakim Pengadilan Negeri Bogor pada tahun 1985.

Anwar yang sebelumnya bekerja di Mahkamah Agung, pernah menjabat sebagai Asisten Hakim Agung pada 1997-2003, hingga di tahun 2005 diangkat menjadi hakim Pengadilan Tinggi Jakarta.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas