Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Generasi Milenial Membandingkan Sosok Jokowi dan Prabowo

Prabowo cenderung memancing berbagai sentimen negatif, di mana hal itu tak disukai generasi milenial.

Generasi Milenial Membandingkan Sosok Jokowi dan Prabowo
TRIBUNNEWS.COM
Ketua Umum DPP Partai Gerinda Prabowo Subianto dan Presiden Jokowi. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Peta politik Pilpres 2019 hingga saat ini memunculkan nama Joko Widodo dan Prabowo Subianto sebagai dua calon kuat dalam kontestasi memperebutkan kursi RI 1.

Namun demikian, Direktur Eksekutif Voxpol Center Pangi Syarwi Chaniago mengungkapkan, ada perubahan yang cukup signifikan dalam perkembangan citra keduanya.

Menurut dia, Prabowo cenderung bersikap blunder belakangan ini. Pidatonya soal Indonesia bubar tahun 2030 dan elite politik bermental maling dianggap menggerus pemilih milenial potensial yang sempat berpihak kepada Prabowo.

Sebab, generasi milenial tak menyukai pesimisme.

"Karena anak milenial itu enggak suka dengan sikap-sikap pesimis, mereka suka sama optimisme. Begitu ada pidato Indonesia bubar tahun 2030, itu menggerus pemilih milenial Prabowo sendiri. Ada kemungkinan semakin tergerus karena pidatonya itu," ujar Pangi dalam sebuah diskusi di Fx Sudirman, Jakarta, Jumat (6/4/2018).

Prabowo, kata dia, tidak mampu mengelola isu-isi dengan baik. Dua pernyataan Ketua Umum Partai Gerindra itu membuat posisinya semakin tak menguntungkan di mata generasi milenial.

Prabowo cenderung memancing berbagai sentimen negatif, di mana hal itu tak disukai generasi milenial.

"Bagi generasi milenial, itu membuat mereka tidak nyaman dan tidak suka, mengingat mereka adalah generasi yang optimis. Artinya, generasi milenial yang ada pada Pak Prabowo bisa bergeser," ucap dia.

Ia meyakini bahwa Prabowo akan semakin kesulitan dalam merebut suara pemilih pemula jika tak mampu mengelola isu dengan baik di hadapan generasi milenial.

Di sisi lain, Pangi melihat Jokowi mampu mengambil empati dan simpati generasi milenial. Sebab, Jokowi sering kali masuk ke berbagai hal yang menjadi kesukaan kaum milenial, seperti musik, olahraga, hingga teknologi.

Halaman
12
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas