Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun

Partai Demokrat: Ada Pihak Eksternal yang Minta Kami Deklarasi April

Meskipun demikian menurut Dede ada dorongan dari pihak luar partai yang menginginkan Demokrat deklarasi pada bulan ini

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
zoom-in Partai Demokrat: Ada Pihak Eksternal yang Minta Kami Deklarasi April
TRIBUN JABAR/TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
LUNCURKAN BUKU - Ketua Komisi IX DPR RI, Dede Yusuf menyampaikan pemaparannya saat meluncurkan sebuah buku berjudul "Bersaing atau Tenggelam Indonesia Bukan Bangsa Kuli", di Toko Buku Gramedia, Jalan Merdeka, Kota Bandung, Senin (6/3/2017). Lewat bukunya tersebut, Mantan Wakil Gubernur Jawa Barat ini menuturkan bahwa Tuhan memberikan kesempatan bagi setiap orang yang mau membuka matanya lebar-lebar untuk mencapai sesuatu sehingga bisa bersaing. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua DPP Partai Demokrat Dede Yusuf mengatakan partainya akan menentukan arah koalisi di Pemilu 2019 pada Juni mendatang.

Meskipun demikian menurut Dede ada dorongan dari pihak luar partai yang menginginkan Demokrat deklarasi pada bulan ini.

"Demokrat dalam Rapimnas kemarin selalu mengatakan tunggu bulan Juni. Jadi bukan tunggu bulan April. Memang ada yang meminta April memutuskan, tapi kami selalu mengatakan tunggu bulan Juni," katanydi Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, (9/4/2018).

Ia mengatakan, selama ini partainya terus menjalin komunikasi dengan partai lain mengenai Pilpres 2019.

Dalam komunikasi tersebut ada pihak yang meminta deklarasi secepatnya.

"Ada yang minta (April). Karena dalam politik itu harus dilakukan komunikasi. Baik dengan PDIP, Golkar dan partai lainnya. Ada komunikasi. Nah komunikasi itu kan seolah-olah ada tenggat waktu, kalau kami di Demokrat itu mengatakan di Bulan Juni, bukan di bulan April," tuturnya.

Berita Rekomendasi

‎Dede sendiri belum mau membocorkan kecondongan partainya dalam mengambil arah koalisi.

Termasuk isu yang santer menyebutkan Demokrat merupakan satu dari dua partai yang akan bergabung dengan Jokowi.

‎"Sampai saat ini belum ada arahan apapun dari Ketum untuk merapat ke kiri ataupun ke kanan. Tujuan kami saat ini adalah menguatkan positioning Demokrat bersama tokoh-tokohnya untuk kami ajukan di 2019. Tapi belum ada pembicaraan soal dukungan ke salah satu kandidat," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
×

Ads you may like.

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas