Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Wakapolri: Kini Kasus Novel Baswedan Tak Ditangani Polisi Sendiri

Wakapolri Komjen Pol Syafruddin memastikan penyelidikan terhadap kasus tersebut masih berlangsung.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Wakapolri: Kini Kasus Novel Baswedan Tak Ditangani Polisi Sendiri
Ria Anatasia/Tribunnews.com
Syafruddin 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ria Anatasia

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Setahun berlalu sejak kasus penyerangan air keras terhadap penyidik senior KPK, Novel Baswedan. Namun, hingga kini Polri belum berhasil mengungkap pelaku penyerangan tersebut.

Wakapolri Komjen Pol Syafruddin memastikan penyelidikan terhadap kasus tersebut masih berlangsung.

Bahkan, kata Syafruddin, penyelidikan ini sudah dibantu oleh berbagai instansi.

"Itu jalan terus. Kan Komnas HAM, Ombudsman sudah gabung. Polri sudah tidak melaksanakan sendiri silahkan saja diungkap," kata Syafruddin saat ditemui usai salat Jumat di Masjid Al-Ittihad, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (13/4/2018).

Kendati demikian, Syafruddin mengatakan Polri tidak melepas kasus Novel, sesuai dengan perintah Presiden Joko Widodo untuk mengusut kasus itu.

"Polri hanya ikuti perintahnya. Komnas HAM masuk silahkan, Ombudsman masuk Komisi DPR juga. Bukan ditangani Polri sendiri," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Terkait permintaan pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta, Syafruddin enggan berkomentar banyak. Ia mengatakan hal itu bukanlah kewenangan Polri.

"Itu bukan kewenangan Polri. Bukan domain kita. Kita hanya menginvestigasi. Jadi bukan tugas kita," kata Syafruddin.

Diberitakan sebelumnya, penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi, Novel Baswedan diserang pada Selasa (11/4/2017) dini hari.

Air keras menyiram wajah dan tubuh Novel saat ia berjalan pulang usai menunaikan salat Subuh berjamaah di Masjid Al Ikhsan di dekat rumahnya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Akibat peristiwa tersebut, mata Novel mengalami kerusakan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas