Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jurus 'Susinisasi' Ala Menteri Susi Berantas Korupsi di Kementerian Perikanan

Jurus tersebut memiliki nama 'Susinisasi' yang menurut Susi diberi nama oleh Presiden Joko Widodo

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Jurus 'Susinisasi' Ala Menteri Susi Berantas Korupsi di Kementerian Perikanan
Fahdi Fahlevi/Tribunnews.com
Susi Pudjiastuti 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, punya jurus handal untuk memberantas serta menekan pemborosan anggaran di kementerian yang dipimpinnya.

Jurus tersebut memiliki nama 'Susinisasi' yang menurut Susi diberi nama oleh Presiden Joko Widodo. Jurus tersebut diperkenalkan Jokowi kepada menteri Kabinet Kerja saat rapat paripurna.

Dalam melaksanakan Susinisasi, Susi melarang kata-kata yang bersayap dalam pengajuan program di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Menurut Susi, hal ini kerap membuat program titipan masuk dalam program kementerian.

"Satu yang dilarang adalah kata-kata bersayap. Seperti pemberdayaan, empowerment, penguatan. Yang begitu tidak boleh di KKP," jelas Susi di Kemendikbud, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (19/4/2018).

Menurut Susi, banyak hal yang sebenarnya bersifat koruptif justru dianggap biasa oleh birokrat. Sehingga dirinya membuat beberapa perubahan melalui Susinisasi.

Selain itu, Susi juga menggunakan skala prioritas dalam menggunakan uang negara. Dirinya melakukan efisiensi program-program pendukung di KKP.

Selain itu, KKP juga mengendapankan keterbukaaan dalam membeberkan program dan anggaran.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kami selalu publikasi apapun di website termasuk anggaran yang dikeluarkan seperti pembelian kapal. Jadi masyarakat tau harganya," jelas Susi.

Susi mengklaim sistem ini lebih efektif dalam penghematan serta penyelewengan anggaran. Selama tiga tahun, KKP bisa penghematan anggaran negara hingga Rp 8.83 Triliun.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas