Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Wapres Jusuf Kalla Resmikan Gedung Menara Kompas

Ia juga menceritakan bahwa dirinya kerap kali berbeda pendapat dengan para peserta diskusi tersebut.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Wapres Jusuf Kalla Resmikan Gedung Menara Kompas
ist
Wakil Presiden Jusuf Kalla didampingi para tokoh meresmikan Gedung Menara Kompas di Palmerah Selatan, Jakarta Pusat pada Kamis (26/4/2018). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Presiden Republik Indonesia Muhammad Jusuf Kalla atau akrab disapa JK meresmikan Gedung Menara Kompas, Palmerah Selatan, Jakarta Pusat pada Kamis (26/4/2018).

Dalam sambutannya, JK sempat mengenang ketika ia kerap berdiskusi di Gedung lama Kompas dengan para wartawan senior Kompas terkait masalah ekonomi bangsa.

Ia juga menceritakan bahwa dirinya kerap kali berbeda pendapat dengan para peserta diskusi tersebut.

Namun menurutnya bagaimanapun diskusi menjadi penting karena dari sanalah dirinya belajar banyak.

Dalam sambutannya JK mengatakan bahwa sebagaimana filosofi Kompas, dengan gedung yang baru tersebut diharapkan Kompas tetap dapat memberikan petunjuk kepada pemerintah arah yang tepat.

"Kompas itu artinya memberi kita petunjuk di mana arah itu. Ada Kompas yang menjelaskan kepada kita. Kita, pemerintah yang memilih," kata JK dalam sambutannya.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain dihadiri oleh JK, acara peresmian Gedung Menara Kompas tersebut juga dihadiri oleh CEO Kompas Gramedia Group Lilik Oetama, Presiden Republik Indonesia Ke-5 Megawati Soekarnoputri dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Acara tersebut juga dihadir para menteri antara lain Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly.

Dalam acara tersebut hadir juga Wakil Kepala Polisi Republik Indonesia Komisaris Jenderal Polisi Syafruddin.

Di akhir acara, secara simbolik JK didampingi para tokoh mengetikkan nama Kompas di sebuah mesin ketik yang bersejarah bagi Kompas karena mesin ketik tersebutlah yang digunakan pendiri Kompas Jakob Oetama untuk menulis Tajuk dalam Harian Kompas.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas