Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Kapolri Percepat Kepulangan Dari Yordania Usai Dengar Mako Brimob Rusuh

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto memastikan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian akan tiba di tanah air, Kamis (10/5) besok.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Kapolri Percepat Kepulangan Dari Yordania Usai Dengar Mako Brimob Rusuh
KOMPAS.com/AMBARANIE NADIA
Kepala Polri Jenderal Pol Tito Karnavian 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, DEPOK - Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto memastikan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian akan tiba di tanah air, Kamis (10/5) besok.

Tito diketahui sedang berada di Yordania, atas undangan khusus dari pendiri Middle East Special Operations Commanders Conference (MESOC) yakni Raja Arab King Abdullah II.

Baca: Iptu Anumerta Yudi Rospuji Korban Rusuh di Mako Brimob Pernah Bertugas di KPK

Setyo mengatakan Tito langsung mempercepat kepulangannya usai menerima informasi soal kerusuhan di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Selasa (8/5) malam.

"Pak Kapolri pulang, besok pagi beliau sampai, mudah-mudahan lancar," ujar Setyo di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat, Rabu (9/5/2018).

Baca: Iptu Anumerta Yudi Rospuji Korban Tewas di Mako Brimob Tinggalkan Istri yang Sedang Hamil Tua

Semenjak Selasa (8/5) kemarin, jenderal bintang empat itu diketahui berada di Amman, Yordania untuk menghadiri Special Operation Force Exhibition and Conference ke-12.

Seperti diketahui, kerusuhan terjadi di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, sejak Selasa (8/5) malam kemarin. Kerusuhan itu mengakibatkan lima anggota Polri dan seorang tahanan tewas.

Rekomendasi Untuk Anda

Kerusuhan dipicu masalah makanan. Oleh karena itu, para tahanan merebut senjata api petugas serta melakukan penyanderaan.

Hingga saat ini, masih ada satu polisi yang disandera oleh para tahanan itu. Sedangkan senjata api yang dirampas dari polisi belum bisa direbut kembali.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas