Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

145 Napi Teroris akan Ditempatkan di Dua Lapas Nusakambangan

Sebanyak 145 narapidana teroris telah dipindahkan ke Lapas Nusakambangan dari Lapas Cabang Salemba, di kompleks Mako Brimob, Depok, Jawa Barat.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in 145 Napi Teroris akan Ditempatkan di Dua Lapas Nusakambangan
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Dua pemuda mabuk berboncengan sepeda motor Yamaha RX King B 5101 JA dan tanpa mengenakan helm, yang tiba-tiba menerobos blokade penutupan ruas jalan di depan Mako Brimob di Jalan Komjen M Yasin, Kamis (10/5/2018) dinihari, sekitar pukul 01.45. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Sebanyak 145 narapidana teroris telah dipindahkan ke Lapas Nusakambangan dari Lapas Cabang Salemba, di kompleks Mako Brimob, Depok, Jawa Barat, Kamis (10/5/2018) pagi.

Para narapidana tengah dalam perjalanan darat menuju Lapas Nusakambangan.

Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), Sri Puguh Budi Utami ketika diwawancarai Kompas TV, dalam program Breaking News, Kamis (10/5/2018).

"145 napi teroris sedang dalam perjalanan darat dengan menggunakan bus polri," jelasnya.

Menurutnya, 145 napi teroris akan dibagi dalam dua kelompok untuk dipindahkan di dua lapas di Nusakambangan.

Baca: Wakapolri: Ledakan Kamis Pagi Berasal dari Bom yang Dirakit Napi

"Akan dibagi dua di dua Lapas Nusakambangan, " ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Untuk waktu yang masih belum diketahui, setiap napi akan ditempatkan di satu tahanan, tanpa interaksi dengan napi lainnya.

Wakapolri Komisari Jenderal (Pol) Syafruddin mengatakan operasi meredam kerusuhan sudah berakhir dengan ditangkapnya 156 napi teroris.

"Seluruh napi teroris berjumlah 156 sudah menyerahkan diri dan tidak ada korban jiwa lagi. Walaupun menyesakkan karena kita kehilangan lima anggota kepolisian yang gugur dan empat lainnya dirawat," kata Syafruddin.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas