Tribun

Cerita Pilu, Orang Tua Briptu Anumerta Wahyu Sebelum Anaknya Meninggal Hingga Tak Boleh Buka Kafan

Briptu Luar Biasa Anumerta Wahyu Catur Pamungkas menjadi salah satu dari 5 korban meninggal dunia akibat kerusuhan di rutan Salemba cabang...

Editor: Aji Bramastra
Cerita Pilu, Orang Tua Briptu Anumerta Wahyu Sebelum Anaknya Meninggal Hingga Tak Boleh Buka Kafan
grid.id
Jenazah almarhum Briptu Wahyu tiba di rumah duka Desa Kamulyan, Kecamatan Kwarasan, Kebumen, Jawa Tengah, Kamis (10/5/2018) dini hari sekitar pukul 02.50 wib. 

TRIBUNNEWS.COM - Briptu Luar Biasa Anumerta Wahyu Catur Pamungkas menjadi salah satu dari 5 korban meninggal dunia akibat kerusuhan di rutan Salemba cabang Brimob atau lebih dikenal dengan rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Selasa (8/5/2018) malam hingga Rabu (9/5/2018) dini hari.

Kejadian ini bermula karena cekcok antara tahanan dan petugas dari personel Brimob Polri yang membuat polii mensterilkan lingkungan di sekitar Mako Brimob.

Jenazah para korban kerusuhan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depokdiserahkan kepada keluarga masing-masing pada Rabu (9/5/2018).

Tiga jenazah dibawa ke kampung halamannya, salah satunya Briptu Luar Biasa Anumerta Wahyu Catur Pamungkas yang dibawa ke Kebumen.

Jenazah almarhum tiba di rumah duka Desa Kamulyan, Kecamatan Kwarasan, Kebumen, Jawa Tengah, Kamis (10/5/2018) dini hari sekitar pukul 02.50 wib.

Halaman Selanjutnya

Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas