Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Teriak-teriak Titipan Makanan, Aksi Wawan Picu Kerusuhan di Rutan Mako Brimob

Wawan, Tersangka kasus bom Pandawa sebagai pemicu kerusuhan di Rutan Mako Brimob.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: ade mayasanto
zoom-in Teriak-teriak Titipan Makanan, Aksi Wawan Picu Kerusuhan di Rutan Mako Brimob
Tribunnews.com/Ilham Rian
Iring-iringan kendaraan polisi bergerak keluar Mako Brimob 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, DEPOK - Polri buka-bukaan soal pemicu kerusuhan di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Selasa (8/5/2018) kemarin.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto menyebut Wawan, Tersangka kasus bom Pandawa sebagai pemicu kerusuhan di Rutan Mako Brimob.

"(Wawan) dia yang pertama kali memprovokasi. Ngobrak-ngabrik (sel), yang teriak ada titipan makanan," ujar Setyo Wasisto di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Jenderal bintang dua ini mengatakan, Wawan merupakan anggota kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bandung.

Ia menambahkan, narapidana teroris yang tewas di Rutan Mako Brimob juga merupakan anggota kelompok JAD.

Diketahui, tahanan bernama Abu Ibrahim alias Beny Syamsu Trisno tewas bersama lima anggota polisi lainnya dalam kerusuhan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Rekomendasi Untuk Anda

"Beny Syamsu Trisno dari Pekanbaru. JAD kelompoknya. Kelompoknya Wawan," katanya.

Selain itu, ia menjelaskan jika Abu Ibrahim tewas dalam baku tembak ketika kerusuhan terjadi, Selasa (8/5/2018) kemarin.

Abu Ibrahim, kata dia, tewas usai mengalami luka tembak di dada. "Dua tembakan di dada," ucapnya.

Halaman Berikutya >>>

Sumber: TribunJakarta
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas