Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Wakapolri: Ledakan Kamis Pagi Berasal dari Bom yang Dirakit Napi

Wakapolri Komisari Jenderal (Pol) Syafruddin mengatakan ledakan yang sempat didengar masyarakat dari Mako Brimob berasal dari bom yang dirakit napi.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Rizal Bomantama
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Wakapolri: Ledakan Kamis Pagi Berasal dari Bom yang Dirakit Napi
Yanuar Nurcholis Majid
Wakapolri Komjen Syafruddin, saat, di Mako Brimob, Kamis (10/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rizal Bomantama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakapolri Komisari Jenderal (Pol) Syafruddin mengatakan ledakan yang sempat didengar masyarakat pada Kamis (10/5/2018) pagi dari Mako Brimob, Depok, Jawa Barat berasal dari bom yang berhasil dirakit oleh napi teroris yang melakukan perlawanan.

Para napi teroris melakukan perlawanan bahkan menyandera enam anggota Brimob sejak Selasa (8/5/2018) pukul 17.00 WIB.

"Ternyata selama lebih dari 24 jam mereka melakukan penyanderaan mereka juga merakit bom dan itu yang terdengar tadi pagi," ungkap Syafruddin yang memantau langsung di lokasi.

Syafruddin menjelaskan bahwa ledakan yang terdengar termasuk dalam upaya pihak kepolisian untuk melakukan serangan fajar kepada pihak napi teroris yang sempat menguasai tiga blok di Rutan Mako Brimob.

Baca: Akui Ada Uang Pengesahan untuk APBD 2017, Zumi Zola: Saya Cuma Dapat Laporan

Syafruddin menegaskan operasi meredam kerusuhan sudah berakhir dengan ditangkapnya 156 napi teroris.

"Seluruh napi teroris berjumlah 156 sudah menyerahkan diri dan tidak ada korban jiwa lagi. Walaupun menyesakkan karena kita kehilangan lima anggota kepolisian yang gugur dan empat lainnya dirawat," kata Syafruddin.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas