Tribun

Pilkada Serentak

Didukung Demokrat, Edy Rahmayadi Yakin Kalahkan Djarot di Pilgub Sumut

"Semoga dengan dukungan Demokrat, Eramas akan mewujudkan Sumatera Utara yang bermartabat,"

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Adi Suhendi
Didukung Demokrat, Edy Rahmayadi Yakin Kalahkan Djarot di Pilgub Sumut
TRIBUNNEWS.COM/FAHDI
Edy Rahmayadi Pakai Jas Partai Demokrat 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepercayaan diri mantan Pangkostrad, Letjen TNI (Purn) Edy Rahmayadi berlipat ganda setelah mendapatkan dukungan dari Partai Demokrat dalam Pilgub Sumatera Utara (Sumut).

Edy yakin dapat mengalahkan saingannya, pasangan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus.

"Selalu yakin dan sekarang tambah yakin," ujar Edy kepada wartawan di rumah SBY, Mega Kuningan Timur VII, Jakarta Selatan, Jumat (11/5/2018).

Baca: Pekan Depan Partai Demokrat Deklarasi Dukungan Untuk Edy Rahmayadi Dalam Pilgub Sumut

Edy berharap duet dirinya dengan Musa Rajekshah yang dikenal dengan Eramas dapat menang di Pilgub Sumut.

"Semoga dengan dukungan Demokrat, Eramas akan mewujudkan Sumatera Utara yang bermartabat," tambah Edy.

Baca: Pemerintah Ajak Masyarakat Ikut Serta Sumbang Gagasan Atasi Ketimpangan Wilayah

Seperti diketahui, Partai Demokrat resmi mengalihkan dukungan terhadap pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah, pada Pilkada Sumatera Utara.

Dukungan tersebut dinyatakan oleh Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di kediamannya, Jln Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (11/5/2018).

Baca: Cak Imin: Cawapres Harga Mati

Partai berlambang bintang mercy tersebut memberikan dukungan resmi setelah Edy dan Musa menyambangi kediaman SBY pada hari ini, Jumat (11/5/2018).

Pada pertemuan ini dihadiri pula Sekjen Partai Demokrat, Hinca Panjaitan, serta kedua anak SBY, Agus Harymurti Yudhoyono (AHY) dan Edi Baskoro Yudhoyono (Ibas).

Baca: Peserta Aksi 115 Tinggalkan Istiqlal, Stasiun Kereta dan Halte Busway Juanda Padat

Sebelumnya, Partai Demokrat mengusung JR Saragih. Namun, yang bersangkutan gagal maju karena tidak memenuhi syarat dari KPU.

Edy dan Musa sebelumnya didukung PAN, PKS, Partai Gerindra, Partai Hanura, Partai Nasdem, dan Partai Golkar.

Sedangkan nomor urut 2, yakni pasangan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus yang didukung PDI Perjuangan dan PPP.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas