Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ketua DPR Berharap Kementerian Agama Evaluasi Daftar 200 Nama Mubalig

Daftar 200 nama mubalig yang dirilis Kementerian Agama (Kemenag) mengundang polemik di masyarakat.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Ketua DPR Berharap Kementerian Agama Evaluasi Daftar 200 Nama Mubalig
Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda
Ketua DPR Bambang Soesatyo 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Daftar 200 nama mubalig yang dirilis Kementerian Agama (Kemenag) mengundang polemik di masyarakat.

Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta kementerian yang dipimpin Lukman Hakim Saifuddin itu melakukan evaluasi atas data mubalig yang telah dirilis.

Baca: Menteri Agama Sebut Rilis 200 Nama Mubalig Bersifat Sementara

Menurut Bambang, sebaiknya Kemenang melibatkan Majelis Ulama Indonesia (MUI), organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam, perguruan tinggi Islam, dan kalangan pesantren untuk mengevaluasi daftar mubalig tersebut

“Mengingat peran negara lebih kepada memberikan fasilitas agar kehidupan keagamaan rukun dan damai serta untuk mencegah timbulnya rasa ketidakadilan,” kata Bambang Soesatyo dalam keterangan tertulis, Kamis (24/5/2018).

Baca: KPK Perpanjang Masa Penahanan Fayakhun Andriadi

Legislator Golkar yang beken disapa Bamsoet itu mengatakan, pemerintah memang sedang berupaya mengikis radikalisme dan penyebarannya.

Namun, mantan ketua Komisi Hukum DPR itu juga mengingatkan pemerintah bisa menempuh langkah tepat.

Rekomendasi Untuk Anda

Bamsoet menuturkan, Kemenag sebaiknya menjalin pihak lain dalam menangkal radikalisme.

“Mendorong Kemenag membangun kekuatan melalui pembinaan agama dalam meminimalisasi indoktrinasi terhadap paham radikalisme ataupun perbuatan terorisme di masyarakat,” tegas Bamsoet.

Sebelumnya Kemenag telah merilis 200 nama mubalig.

Baca: Bertemu Presiden PKS, Abraham Samad Siap Maju Jadi Calon Presiden

Dalih Kemenag menerbitkan daftar nama itu adalah sebagai respons atas permintaan berbagai kalangan tentang penceramah agama yang terekomendasi.

Di sisi lain, MUI juga akan membuat sertifikasi bagi para dai.

"Untuk memberikan perlindungan, memberikan legitimasi bahwa mubalig ini bagus dan tidak bermasalah," ujar Ketua Umum MUI KH Maruf Amin.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas