Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Polri Akan Selidiki Peristiwa Kader PDIP 'Geruduk' Kantor Media Di Bogor

"Kita akan selidiki. Dengan memanggil semua pihak terkait," ujar Iqbal, ketika dikonfirmasi, Kamis (31/5/2018).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Polri Akan Selidiki Peristiwa Kader PDIP 'Geruduk' Kantor Media Di Bogor
TRIBUNNEWS/VINCENTIUS JYESTHA
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Mohammad Iqbal 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polri menyebut pihaknya akan menyelidiki digerudukan kantor redaksi surat kabar Radar Bogor oleh sejumlah kader PDI Perjuangan.

Diberitakan, kader-kader PDI Perjuangan itu menggeruduk kantor media tersebut sebagai bentuk protes atas pemberitaan terkait Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

Baca: Pembangunan Skybridge Di Tanah Abang Masuk Tahap Lelang

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Mohammad Iqbal mengatakan polisi akan menyelidiki dan memanggil semua pihak terkait dalam kasus tersebut.

"Kita akan selidiki. Dengan memanggil semua pihak terkait," ujar Iqbal, ketika dikonfirmasi, Kamis (31/5/2018).

Ia menegaskan Korps Bhayangkara tentu akan memproses kasus tersebut secara hukum apabila ditemukan unsur pelanggaran hukum.

Baca: Bacakan Pledoi Dalam Persidangan, Nasir Abbas Sebut Aman Abdurrahman Menjilat Ludah Sendiri

"Kalau ada pelanggaran hukum maka akan diproses hukum," kata jenderal bintang satu itu.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebelumnya, PDI Perjuangan telah memberikan konfirmasi mengenai aksi yang dilakukan sejumlah kadernya.

Menurut Ketua DPC PDIP Kota Bogor Dadang Danubrata, aksi itu merupakan bentuk spontan.

Ia juga membantah ada aksi anarkis yang dilakukan kader PDIP.

Baca: Mengeluh Perut Panas Usai Menegak Minuman Keras Oplosan, Dua Pria Di Bekasi Tewas

Dadang memastikan, aksi itu bukan instruksi resmi dari DPC.

Massa mendatangi kantor berita harian Radar Bogor di Jalan Raya Yasmin, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

Mereka datang untuk melakukan protes atas pemberitaan terkait Megawati di Radar Bogor yang terbit pada Rabu (30/5) dengan judul "Ongkang-ongkang Kaki Dapat Rp 112 Juta".

"Ini sebenarnya lebih kepada respon pemberitaan, mereka ratusan orang datang sekitar 15.30 WIB," kata Tegar Bagdja, Pimpinan Redaksi Radar Bogor kepada wartawan, Rabu (30/5).

Massa yang beberapa di antaranya menggunakan seragam hitam merah bertuliskan PDIP dan berlogo banteng tersebut, kata Tegar, meminta penjelasan dan klarifikasi terkait pemberitaan yang menyebutkan gaji Megawati yang menjabat sebagai Ketua Dewan Pengarah Badan Pengarah Ideologi Pancasila (BPIP) mencapai Rp 112 juta.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas