Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Gerakan Nasional Sejuta Quran Perkokoh Indonesia

Keragaman organisasi sosial-keagamaan di Indonesia, saling menopang dalam peningkatan kualitas sumberdaya manusia Indonesia

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Content Writer

Keragaman organisasi sosial-keagamaan di Indonesia, saling menopang dalam peningkatan kualitas sumberdaya manusia  Indonesia. Bahkan organisasi-organisasi itu berkontribusi nyata memperkokoh performa Indonesia sebagai bangsa religius sekaligus bangsa hebat. Terutama, dalam pembangunan karakter. Demikian diungkapkan Presiden ACT dalam wisuda perdana Pusat Pelatihan Qur’an Berkarakter (PTQB), program dari Rumah Quran Violet (RQV), 2 Juni 2016 (17 Ramadhan 1439 Hijriyah)  di Jakarta.

RQV (Rumah Qur’an Violet) Indonesia menyelenggarakan PTQB sebagai ikhtiar nyata mewujudkan generasi Indonesia yang cerdas bersama Al Qur’an. Wisuda perdana ini sekaligus dilaksanakan Deklarasi Johar Baru sebagai langkah penyampaian visi besar RQV Indonesia: menjadi pelopor Gerakan Nasional Satu Juta Rumah Qur’an Indonesia tahun 2020. RQV sebagai Lembaga Wakaf Nasional, bertekad melahirkan para pecinta dan penghafal Al Qur’an.

Ahyudin sebagai pimpinan tertinggi Lembaga Kemanusiaan ACT, menyatakan, visi besar RQV sejalan dengan visi ACT, “Krisis kemanusiaan dimanapun di dunia, disadari atau tidak, berkait erat dengan pasang-surut moralitas umat manusia di mana krisis itu terjadi. Memperkokoh karakter berbasis Al Quran, solusi visioner. Kami yakin, ikhtiar yang dijalankan konsisten, sanggup memulihkan krisis, bahkan mengangkat harkat dan martabat umat manusia,” tegas Ahyudin.

Karena kayakinan itulah, ACT tidak ragu mendukung RQV, “Ini organisasi yang prospektif untuk masa depan kemanusiaan, bukan saja Indonesia, bahkan dunia,” imbuhnya.

Indonesia, negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Ironisnya,  masih banyak masyarakat Indonesia buta baca tulis Al Qur’an. Maka, RQV Indonesia hadir untuk memberantas buta baca tulis huruf Al-Qur’an di seluruh Indonesia, dengan membangun Pusat Kegiatan Belajar Mengajar Al Qur’an di seluruh daerah, khususnya daerah pelosok dan jangkauan pendidikan rendah.

“Wisuda perdana ini, satu tahap monumental menuju langkah memuliakan peradaban,” jelas Ahyudin.

Menjelaskan esensi kegiatan hari itu, Presiden RQV Indonesia Sultan Muda Azmi Fajri Usman mengatakan, “Deklarasi Johar Baru, merupakan pengukuhan dan penyampaian kepada seluruh masyarakat Indonesia, tentang Gerakan Satu Juta Rumah Qur’an Indonesia tahun 2020 untuk mewujudkan Indonesia cerdas bersama Al Qur’an dan tidak ada masyarakat yang buta baca tulis huruf Al Qur’an.”

Rekomendasi Untuk Anda

Deklarasi Johar Baru sebagai bagian dari rangkaian acara Wisuda Tahfidzul Qur’an 30 Juz dan Tasyakuran Angkatan 1 PTQB RQV Indonesia, 17 Ramadhan 1439 Hijriyah bertempat di Pusat Pelatihan Tahfidzul Qur’an Berkarakter Jakarta Pusat, tepatnya di Komplek DPS no. 31, kelurahan Johar Baru, Jakarta Pusat.

Program PTQB dalam wisuda perdananya, melahirkan 10 Srikandi (sebutan untuk santri putri) yang menyelesaikan tahfidzul Qur’an 30 Juz dan peningkatan mutu berupa pengembangan minat bakat meliputi public speaking, penulisan (buku) dan leadership. Lulusan RQV Indonesia dididik menjadi generasi pencinta dan penghafal qur’an yang produktif di masyarakat, multitalenta serta memiliki karakter Qur’ani, bekal mereka sebagai generasi bangsa yang berdaya guna dan mampu menjadi pemimpin masa depan.

Hadir dalam acara ini,  150 orang peserta Pusat Pelatihan Qur’an Berkarakter (PTQB) bersama wali mereka, para peserta RQV yaitu anak-anak pra-sekolah hingga usia SD (peserta Pusat Kegiatan Belajar Mengajar/PKBM) berbasis lingkungan, dan tamu undangan baik owner RQV Cabang, Penasihat RQV Indonesia, Donatur dan tokoh masyarakat dan pemerintahan setempat.

Acara yang didukung Presiden RQV Indonesia Sultan Muda Azmi Fajri Usman, empat penasehat RQV Indonesia: KH. Ma’ruf Amin (Ketua Majelis Ulama Indonesia), Prof. Dr. KH. Didin Hafidhuddin, M. Sc, Dr. dr. Muhammad Yamin, SpJP(K), FIHA, FACC, FSCAI dan Drs. H. Mohammad Siddik, MA (Ketua Dewan Dakwah Indonesia), dan dr. Ainil Masthurah, Sp. Ak (Founder RQV Indonesia), Tengku Muda Maulianda Siria, owner cabang RQV Indonesia daerah Jabodetabek, donatur dan lembaga sosial masyarakat serta tokoh masyarakat terdekat baik dari kalangan akademik maupun entrepreneur.

“Wisuda perdana PTQB RQV Indonesia, awal dari para wisudawati  penghafal 30 juz Al Quran, untuk dapat mengamalkan dan menyebarkannya. Para wisudawati ini memiliki kewajiban untuk mendirikan rumah Qur’an Indonesia. Kewajiban ini, wujud kontribusi wisudawati yang sudah dididik dalam mewujudkan RQV Indonesia sebagai lembaga Nasional Pelopor gerakan Nasional Satu Juta rumah Qur’an Indonesia. Dari mereka lah akan lahir generasi pecinta dan penghafal al Qur’an yang tersebar di seluruh tanah Air Indonesia,” ujar Fatmi Natasya Ziyad, ketua Panitia acara Wisuda Tahfidzul Qur’an 30 juz.

Deklarasi Johor Baru, menegaskan bahwa sebagai pelopor gerakan nasional yang melahirkan banyak penghafal Al Quran, kita berharap kawula muda khususnya perempuan Indonesia mari bersatu membangun Bangsa Indonesia yang produktif sehingga Indonesia kedepannya dihiasi oleh perempuan-perempuan tangguh yang berkarakter Al-Qur’an dan menjadi pemimpin bangsa ini.

Kini RQV Indonesia sudah memiliki lebih dari 1000 santri penghafal Alquran di seluruh Indonesia dan memilki lebih dari 250 orang perempuan tangguh yang sedang menghafal Alquran dan siap menjadi bagian memajukan bangsa ini.

Deklarasi Johar, awal kebangkitan perempuan Indonesia dalam membangun generasi bangsa melalui Al Qur'an, dengan mendirikan satu juta pusat kegiatan belajar mengajar dan Tahfidzul Qur'an dengan target bisa melayani 5 juta anak Indonesia menghafal Alquran yang nantinya akan mengubah peradaban Indonesia menjadi lebih maju dan berkarakter Al-Qur’an. (*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas