Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Saran SBY kepada Pemerintah: Yang Dibangun Jangan Sifatnya Benda Melulu, Tapi Manusianya Juga

SBY pun memberi sarannya untuk pemerintahan Indonesia saat ini agar bisa mengentaskan kedua masalah itu

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Rizal Bomantama
zoom-in Saran SBY kepada Pemerintah: Yang Dibangun Jangan Sifatnya Benda Melulu, Tapi Manusianya Juga
Tribunnews.com/Rizal Bomantama
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Ani Yudhoyono saat berfoto bersama kader Demokrat dalam acara temu kader dan safari ramadhan di JCC, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (9/6/2018) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rizal Bomantama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Keenam Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono menyoroti kondisi keadilan sosial di Indonesia dalam pidatonya di acara temu kader dan safari ramadhan Partai Demokrat di Jakarya Convention Centre, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (9/6/2018).

Menurutnya, Indonesia kini masih dihantui masalah kemiskinan, meski terus menurun dan masalah ketimpangan sosial yang makin melebar.

Baca: SBY kepada Kader Demokrat: Untuk Amalkan Sila Kelima Tak Perlu Bikin Slogan ‘Saya Pancasila’

SBY pun memberi sarannya untuk pemerintahan Indonesia saat ini agar bisa mengentaskan kedua masalah itu.

“Cara untuk mengatasi kedua masalah itu banyak, banyak strategi, kebijakan, dan strateginya. Yang pertama adalah apa yang dibangun pemerintahan jangan yang bersifat benda melulu, tetapi juga manusianya,” ujarnya.

Pembangunan pemerintah untuk manusia yang dimaksud SBY juga bisa dilakukan dengan program pemberian bantuan untuk mengentaskan kemiskinan.

“Program penentasan kemiskinan jangan dikendorkan apalagi dihentikan, anggaran infrastruktur di satu sisi dan peningkatan kualitas manusia di sisi lainnya,” imbuh SBY.

Rekomendasi Untuk Anda

SBY yang mengenakan pakaian koko berwarna biru khas Partai Demokrat itu juga mengingatkan agar pemerintah memberi kompensasi kepada masyarakat jika kebijakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan listrik dinaikkan.

“Kebijakan pemerintah apa pun termasuk kenaikan harga BBM dan listrik harus peka pada masyarakat miskin, jangan lupa berikan kompensasinya, jangan lupa berikan bantuan,” tegasnya.

Baca: Ditawari Masuk Koalisi Keumatan, SBY: Saya Tidak Mau Bicara Politik Dulu

Suami Ani Yudhoyono ini juga memberi usulan agar pemerintah bisa mendorong perusahaan-perusahaan membantu pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan dan ketimpangan sosial melalui company social responsibillity (CSR).

“Ada banyak cara yang penting nyata, terus menerus, dan tidak terputus,” pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas