Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

LSM Jepang Ungkap Alasan di Jepang Hampir Tidak Ada Suap

Kengo mengungkapkan setidaknya dua alasan mengapa di Jepang hampir tidak ada suap.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Gita Irawan
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in LSM Jepang Ungkap Alasan di Jepang Hampir Tidak Ada Suap
Gita Irawan/Tribunnews.com
Wakil Ketua KPK Laode M Syarif bersalaman dengan delegasi ABCJ Kengo Nishigaki di Gedung Penunjang KPK Merah Putih Jakarta pada Rabu (18/7/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Salah seorang delegasi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) anti suap asal Jepang Anti Bribery Committee of Japan (ABCJ) Kengo Nishigaki mengatakan jika kasus suap di Jepang hampir tidak ada.

Dalam tanya jawab dengab wartawan Kengo mengungkapkan setidaknya dua alasan mengapa di Jepang hampir tidak ada suap.

Alasan pertama adalah standard gaji pegawai negeri di Jepang cukup tinggi.

Kedua adalah pejabat publik di Jepang memiliki harga diri yang tinggi.

"Karena salah satu alasannya adalah standard gaji pegawai negeri pemerintah pusat maupun pemerintah daerah itu cukup tinggi dan mereka punya harga diri dan bangga menjadi pelayan publik. Jadi mereka dari segi kesejahteraan sudah cukup baik, tidak perlu minta suap," kata Kengo yang diterjemahkan oleh penerjemahnya di Press Room Gedung Penunjang KPK Merah Putih pada Rabu (18/7/2018).

Sebelumnya, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) asal Jepang Anti Bribery Committee of Japan (ABCJ) mengunjungi Gedung Penunjang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Merah Putih pada Rabu (18/7/2018).

Salah satu tujuan dari ABCJ mendatangi KPK adalah bertukar pendapat terkait perusahaan Jepang di Indonesia yang kerap dimintai suap oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Rekomendasi Untuk Anda

Empat orang delegasi dari ABCJ yang mendatangi antara lain Akira Takeuchi, Kengo Nishigaki, Shinya Fujino, dan Tsutomu Hiraishi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas