Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun
LIVE ●
tag populer

Kestabilan Nasional Saat Pilkada Modal Menghadapi Pemilu

Keberhasilan pemerintah melaksanakan 171 Pilkada baik di Provinsi, Kabupaten, dan Kota dengan kestabilan nasional yang terjaga

Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Kestabilan Nasional Saat Pilkada Modal Menghadapi Pemilu
SERAMBI INDONESIA/M ANSHAR
Anggota TNI dan Polri mengikuti simulasi pengamanan pilkada di Markas Kodam Iskandar Muda, Banda Aceh, Selasa (27/2/2018). SERAMBI INDONESIA/M ANSHAR 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Upaya pemerintah mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama Pilkada serentak 2018 mendapatkan apresiasi.

Apresiasi itu disampaikan Sekretaris Jenderal Forum Nasional (Fornas) Bhinneka Tunggal Ika, Taufan Hunneman saat melakukan audiensi dengan Kepala Staf Presiden, Jenderal (Purn) Moeldoko, di kantornya, Rabu (25/7/2018).

“Keberhasilan pemerintah melaksanakan 171 Pilkada baik di Provinsi, Kabupaten, dan Kota dengan kestabilan nasional yang terjaga merupakan satu keberhasilan luar biasa dari pemerintah saat ini,” ujar Taufan.

Di kesempatan itu, dia mengingatkan pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa terutama memasuki tahapan Pemilihan Umum (Pemilu). Sehingga, harapannya tidak terjadi perpecahan.

“Modal nasional bangsa ini maju adalah persatuan sebab itu persatuan harus dijaga dan dipertahankan,” kata dia.

Setelah bertemu dengan Moeldoko, dia mengaku, senang sebab dapat melihat wawasan kebangsaan, karena turut terlibat memelihara Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dia melihat, Moeldoko memberikan amunisi bagi pemerintah, karena model pendekatan persuasif dan komunikatif yang dilakukan mampu merangkul banyak pihak.

Rekomendasi Untuk Anda

“Kami bisa melihat ada kemajuan dalam iklim serta situasi bangsa lebih sejuk dan adem,”  katanya.

Di pertemuan itu, Fornas Bhinneka Tunggal Ika melaporkan beragam kegiatan kepada Moeldoko mulai dari kegiatan historik run, pembuatan film LIMA, serta pembentukan DPC dan DPD.

Pada saat audiensi, Moeldoko didampingi Deputi IV Kantor Staff Presiden Eko Sulistio dan Staff Khusus Kantor Staff Presiden Edi. Sementara dari Forum Nasional Bhinneka Tunggal Ika hadir Mayjend (purn) Gede Sugiartha, Ketua Umum Syaiful Rohim, Sekretaris Jenderal Taufan Hunneman serta jajaran pengurus.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas