Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Prabowo Akan Konsultasi dengan NU dan Muhammadiyah Bahas Rekomendasi Ijtima

Menurut Muzani selain kepada Parpol mitra koalisi, partainya juga akan meminta pendapat Nahdatlul ulama serta Muhammadiyah

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Prabowo Akan Konsultasi dengan NU dan Muhammadiyah Bahas Rekomendasi Ijtima
Instagram Ustaz Abdul Somad
Poster Prabowo - Salim Segaf dan Foto Ustaz Abdul Somad 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Jenderal Gerindra Ahmad Muzani menegaskan bahwa partainya bersungguh-sungguh membahas hasil Ijtima Ulama Gerakan Nasional Pengawal Fatwa ( GNPF) yang merekomendasikan pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden.

Kedatangan Prabowo ke DPP PKS pada Senin kemarin menurut Muzani merupakan bentuk keseriusan Gerindra membahas hasil Ijtimi Ulama yang merekomendasikan dua opsi yakni pasangan Prabowo-Salim Segaf Al Jufri atau Prabowo-Ustaz Abdul Somad.

"Kedatangan kami ke PKS adalah bagian dari ikhtiar dan janji kami untuk melakukan konsultasi atas hasil ijtima ulama," ujar Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, (31/7/2018).

Menurut Muzani selain kepada Parpol mitra koalisi, partainya juga akan meminta pendapat Nahdatlul ulama serta Muhammadiyah mengenai hasil Ijtima Ulama GNPF tersebut.

"Namun demikian juga, pak Prabowo dan Gerindra akan melakukan konsultasi dengan beberapa ulama lainnya termasuk dengan pimpinan Nadhatul Ulama dan pimpinan Muhammadiyah. Saya kira juga perlu dikonsultasikan ditanyakan dan seterusnya," katanya.

Muzani mengatakan partainya terus mengkomunikasikan hasil Ijtima tersebut dalam beberapahari ke depan. Selain menjadwalkan bertemu Abdul Somad, Gerindra bersama PAN dan PKS akan bertemu pada Selasa malam, melakukan pembahasan lanjutan rekomendasi tersebut.

"Rencananya sore nanti, jadi saya belum dapat informasi jadi apa tidaknya. nah pembahasan dan pembicaraan nanti malam adalah bagian dari untuk membicarakan tentang hasil atau rekomendasi ijtima ulama ini," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas