Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

JAD Dibekukan, Polri: Mempermudah Penyidik Tindak Terorisme

Setyo mengatakan dibekukannya JAD akan mempermudah penyidik melakukan penindakan terorisme di Indonesia.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in JAD Dibekukan, Polri: Mempermudah Penyidik Tindak Terorisme
Tribunnews.com/Dennis Destryawan
Majelis hakim memutuskan untuk membekukan organsisasi Jamaah Ansharut Daulah. Sidang putusan berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jamaah Ansharut Daulah (JAD) telah resmi dibekukan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan

Menanggapi hal itu, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan adanya keuntungan bagi jajarannya.

Setyo mengatakan dibekukannya JAD akan mempermudah penyidik melakukan penindakan terorisme di Indonesia.

"Ini akan memudahkan Polri untuk melakukan penindakan ke depan, mana orang atau kelompok terafiliasi dengan JAD," ujar Setyo, di Jakarta, Selasa (31/7/2018).

Putusan majelis hakim PN Jaksel yakni JAD terbukti melakukan tindak pidana terorisme dan berafiliasi dengan ISIS. 

Setyo pun menjelaskan bahwa semua orang yang kedapatan berafiliasi dengan JAD dapat langsung ditindak tegas.

Terutama, kata jenderal bintang dua itu, mereka dapat ditindak melalui UU baru tentang pemberantasan tindak pidana terorisme.

Rekomendasi Untuk Anda

"Sesuai dengan UU Nomor 5 Tahun 2018, bisa ditindak secara hukum. Ini lebih memudahkan polri melakukan pemberantasan tindak pidana terorisme," kata Setyo.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas