Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Jokowi Tinjau Venue Pencak Silat dan Resmikan Venue Jetski

Presiden Joko Widodo melakukan peninjauan sejumlah venue cabang olahraga dalam menghadapi pegelaran Asian Games 2018

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Jokowi Tinjau Venue Pencak Silat dan Resmikan Venue Jetski
dok. Humas Kementerian PUPR
Ilustrasi Jokowi Cek Kesiapan Venue - Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau trotoar di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis (2/8/2018) sekitar pukul 16.55 WIB. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - ‎Presiden Joko Widodo melakukan peninjauan sejumlah venue cabang olahraga dalam menghadapi pegelaran Asian Games 2018.

Pertama, Jokowi mengecek venue pencak silat di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), yang diharapkan para atlet dari cabang tersebut mampu mendulang emas lebih dari dua.

Baca: Presiden Perintahkan Menkopolhukam Pimpin Penanganan Korban

"Memang di dalam target yang disampaikan Menpora kepada saya, minimal dua emas. Tapi saya meyakini dengan latihan yang sudah di perlihatkan semuanya akan lebih dari dua emas," ujar Jokowi di Jakarta, Senin (6/8/2018).

Kenyakinan Jokowi cabang olahraga Pencak Silat mendapatkan lebih dari dua emas, mengingat waktu latihan para atlet sudah bertahun-tahun.

"Saya meyakini itu (lebih dari dua emas), karena latihan jangka panjang 3 tahun pasti menghasilkan sebuah hasil di Asian Games 2018," papar Jokowi.

Seusai meninjau venue pencak silat, Jokowi kemudian bergegas ke Ancol, Jakarta Utara untuk meresmikan venue jetski dan berlayar.

Rekomendasi Untuk Anda

‎"Saya melihat semuanya sangat bagus, sangat siap untuk dipakai nanti untuk Asian Games," ucap Jokowi.

Baca: Bamusi: Enggak Mungkin Pak Jokowi Sulut Perpecahan

Dalam cabang olahraga Jetski, Jokowi mendapatkan informasi target perolehan emas minimal dua buah dan berlayar dua emas.

"Latihan-latihan tadi yang disampaikan, bukan sehari dua hari tapi sudah jangka panjang, sudah tahunan. Kita tinggal lihat, apakah memenuhi hasil, kalau latihan betul-betul bagus yang mengikuti kompetisi di luar negeri," tuturnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas