Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Cara Pemerintah Jamin Perekonomian Masyarakat Kelas Bawah

Untuk mencapai kesejahteraan, kita ingin makmur bersama, sejahtera bersama. Untuk itu, pemerintah tidak hanya memperhatikan usaha yang besar

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Untuk meningkatkan perekonomian negara, Presiden Joko Widodo menyebut tidak hanya menggenjot perekonomian dari sektor besar saja, tapi juga menyasar pada ekonomi kelas bawah melalui pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Kemudian pemerintah juga fokus pada 40 persen lapisan masyarakat terbawah dengan menyiapkan program Reforma Agraria dan Perhutanan Sosial.

"Untuk mencapai kesejahteraan, kita ingin makmur bersama, sejahtera bersama. Untuk itu, pemerintah tidak hanya memperhatikan usaha yang besar-besar saja, tapi juga fokus pada UMKM dan 40 persen lapisan masyarakat terbawah," kata Presiden Jokowi saat memberikan pidato di Sidang Tahunan MPR, Kamis (16/8/2018).

Adapun kebijakan yang dilakukan untuk UMKM diantaranya dengan menurunkan tarif pajak final UMKM dari yang sebelumnya satu persen menjadi 0,5 persen.

Kebijakan ini mulai berlaku efektif untuk peredaran usaha UMKM yang dimulai 1 Juli 2018.

Selain itu dengan penajaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang saat ini bisa dinikmati 12,3 juta UMKM.

"Untuk mendorong perkembangan usaha UMKM, Pemerintah menurunkan tarif pajak final UMKM menjadi 0,5 persen serta penajaman KUR yang bisa dinikmati 12,3 juta UMKM," sebut Jokowi.

Selain itu, pemerintah juga memberikan perlindungan sosial dengan menjamin stabilitas harga bahan pokok dan menjamin bantuan kepada 10 juta masyarakat kalangan bawah dengan program keluarga penerima manfaat. Jumlahnya akan ditingkatkan menjadi 15,6 juta pada 2019.

"Untuk memberikan jaminan perlindungan sosial, pemerintah bekerja menjaga stabilitas harga bahan-bahan pokok, menyalurkan Program Keluarga Harapan kepada 10 juta keluarga penerima manfaat, serta mereformasi sistem bantuan pangan menjadi program bantuan non tunai, agar lebih tepat sasaran," kata Jokowi.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Apfia Tioconny Billy
Editor: Sanusi
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas