Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

HUT Kemerdekaan RI

Presiden Jokowi: HUT Kemerdekaan RI Momentum untuk Mengingat Kembali Semangat Persatuan Indonesia

Menurut Presiden Joko Widodo (Jokowi), HUT Kemerdekaan ini merupakan sebuah momentum untuk mengingat kembali semangat persatuan Indonesia.

Presiden Jokowi: HUT Kemerdekaan RI Momentum untuk Mengingat Kembali Semangat Persatuan Indonesia
Tribunnews.com/Syahrizal Sidik
Sejumlah menteri ekonomi Kabinet Kerja hari ini, Kamis (16/8/2018) menghadiri sidang tahunan MPR di Kompleks Parlemen, Senayan. TRIBUNNEWS.COM/SYAHRIZAL SIDIK 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jumat (17/8/2018) bangsa Indonesia merayakan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-73.

Menurut Presiden Joko Widodo (Jokowi), HUT Kemerdekaan ini merupakan sebuah momentum untuk mengingat kembali semangat persatuan Indonesia yang telah dibuktikan oleh para pendiri bangsa, para perintis, dan para pejuang dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan.

Saat itu, kata Jokowi, semua anak-anak bangsa menyingkirkan perbedaan politik, perbedaan suku, perbedaan agama ataupun golongan hanya untuk mewujudkan Indonesia Merdeka.

"Perbedaan bukanlah penghalang bagi para pejuang kemerdekaan untuk bersatu," tegas Jokowi dalam sidang Tahunan di MPR RI, Jakarta, Kamis (16/8/2018).

Dalam persatuan itulah, kata Jokowi, mereka menemukan energi yang maha-dahsyat untuk menggerakkan seluruh tenaga, pikiran, dan juga tetesan keringat untuk Indonesia merdeka.

Dalam persatuan Indonesia itulah, menurutnya para pejuang kemerdekaan menemukan solidaritas, kepedulian, dan juga semangat berbagi antarsesama anak bangsa.

Solidaritas, peduli, dan berbagi antarsesama saudara, satu bangsa, satu bahasa, dan satu tanah air.

Kini, setelah 73 tahun merdeka, Jokowi menilai semua anak bangsa harus melanjutkan semangat para pejuang kemerdekaan itu untuk bekerja nyata mengisi kemerdekaan, untuk bekerja nyata memenuhi janji-janji kemerdekaan, dan untuk bekerja nyata mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Baca: Trump Mulai Menyasar Turki, Erdogan Serukan Boikot Produk Elektronik AS

Dalam perjalanan sebagai bangsa yang merdeka, bangsa Insnesia menghadapi berbagai tantangan, berbagai rintangan, berbagai cobaan yang menguji persatuan dan kesatuan bangsa ini.

"Kita wajib bersyukur karena dalam menghadapi ujian tersebut, kita selalu diingatkan oleh para pendiri bangsa bahwa jatuh bangunnya sebuah bangsa sangat tergantung pada bangsa itu sendiri. Apakah bangsa itu mau bersatu ataukah sebaliknya, bangsa itu mudah terpecah belah menunggu kehancuran," kata Jokowi.

"Tidak berlebihan pada momentum peringatan hari kemerdekaan tahun ini, saya mengajak seluruh anak-anak bangsa, baik yang hadir di ruangan ini ataupun di mana pun saudara-saudara berada untuk kembali pada semangat persatuan Indonesia, kembali pada semangat kepedulian dan berbagi pada sesama anak bangsa tanpa membeda-bedakan asal usul suku, agama, ataupun golongan," kata Jokowi.

Jokowi yakin, jika bangsa Indonesia mau tetap bersatu, berbagi, dan peduli pada sesama anak bangsa, maka Indonesia bukan lagi hanya sekadar nama ataupun gambar sederetan pulau di peta dunia, melainkan menjadi sebuah kekuatan yang disegani oleh bangsa-bangsa lain di dunia.

"Saya yakin dengan semangat persatuan, peduli, dan berbagi, ditambah dengan kerja bersama, kita akan mampu menghadapi seluruh tantangan masa depan, mencapai prestasi bangsa: Indonesia maju yang gemilang," pesannya.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...

Berita Terkait :#HUT Kemerdekaan RI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas