Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Kemarin, Sebanyak Enam Kali Gempa Terjadi di Lombok

Gempa bumi ketiga terjadi pada pukul 21.56 WIB dengan lokasi pusat pada 8,28 LS dan 116,71 BT kedalaman 10 km, dengan magnitudo 6,9 S.R.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Kemarin, Sebanyak Enam Kali Gempa Terjadi di Lombok
KOMPAS.com/JESSI CARINA
Para tamu hotel di Aston Inn, Mataram, Lombok, berhamburan keluar setelah gempa bermagnitudo 7 mengguncang Lombok dan sekitarnya, Minggu (19/8/2018) malam. 

Laporan  Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Gaeofisik (BMKG) dan analisis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi mencatat telah terjadi enam kali gempa di Lombok sepanjang hari Minggu (19/8/2018).

Baca: Perjuangan atlet difabel Indonesia jelang Asian Para Games 2018 di Jakarta

Gempa bumi pertama terjadi pada pukul 11.06 WIB, dengan pusat gempa pada koordinat 8,29 LS dan 116,62 BT dengan magnitudo 5,4 S.R. pada kedalaman 10 km, berjarak 25 km arah timurlaut Lombok Timur, NTB.

Gempa bumi kedua terjadi 4 menit kemudian yaitu pada pukul 11.10WIB dengan pusat gempa bumi pada koordinat 8,24? LS dan 116,66 BT, dengan kekuatan yang lebih besar yaitu 6,5 S.R. pada kedalaman 10 km, berjarak 32 Km arah timurlaut Lombok Timur.

Gempa bumi ketiga terjadi pada pukul 21.56 WIB dengan lokasi pusat pada 8,28 LS dan 116,71 BT kedalaman 10 km, dengan magnitudo 6,9 S.R.

Gempa bumi keempat terjadi pada pukul 22.16 WIB di lokasi 8,35 LS dan 116,51 BT  dengan kekuatan 5,6 S.R.

Gempa kelima terjadi pukul 22.28 WIB pada lokasi 8,30 LS dan 116,56 BT kedalaman 10 km, magnitudo 5,8 S.R.

Rekomendasi Untuk Anda

Gempa bumi keenam terjadi pada pukul 23.25 pada koordunat 8,50 LS dan 11t,85 BT, pada kedalaman 10 km dengan magnitudo 5,0 S.R.

Berdasarkan keterangan yang diterima,   dampak gempa bumi menimbulkan bangunan roboh dan kebakaran di wilayah Pulau Bugin, Kecamatan Alas, Sumbawa Besar akibat arus pendek listrik. Gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas